32.5 C
New York
Tuesday, July 16, 2024

Warga Dihebohkan Temuan Mayat Mrx Tunawisma di Areal Kebun PTPN3 Rambutan

Tebing Tinggi, MISTAR.ID

Warga Pondok Banjar Afdeling V PTPN 3 Kebun Rambutan Desa Pertapaan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dihebohkan dengan temuan mayat seorang pria berstatus Mrx dengan posisi telentang, Selasa pagi (12/9/23).

“Benar, ada temuan mayat seorang pria tanpa identitas (Mr X) di Dusun III tepatnya Pondok Banjar Afd V PTPN III Kebun Rambutan Desa Pertapaan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai,” ujar Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus kepada wartawan, Selasa (12/9/23).

Dijelaskan AKP Agus, penemuan mayat tersebut diketahui sekira pukul 08.00 Wib, oleh warga yang sedang mengambil buah kelapa sawit di Kebun PTPN3 Rambutan yakni bernama Marwan (33) Dusun I Sidomulyo Desa Batu XII Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai.

Baca juga : Pria Paruh Baya di Tebing Tinggi Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

“Dari keterangan saksi Marwan yang juga salah seorang Karyawan BHL PTPN III Rambutan. Saat itu sedang memanen buah sawit bersama kedua orang tuanya mencium aroma tak sedap bau busuk. Kemudian mencari sumber aroma tak sedap tersebut, ternyata bau itu berasal dari mayat yang sudah membusuk itu,” ujar AKP Agus.

Melihat hal tersebut, sambung AKP Agus, saksi Marwan beserta kedua orang tuanya memberitahukan kepada Mandor panen perkebunan PTPN III Rambutan.

“Adanya temuan mayat itu oleh pihak perkebunan PTPN III Rambutan langsung memberitahukan ke Polsek Tebing Tinggi dan selanjutnya petugas melakukan cek TKP penemuan mayat bersama Tim Inafis serta memeriksa saksi-saksi dan melakukan visum,” sebut AKP Agus.

Baca juga : Sempat Video Call dengan Sang Istri, Warga Tebing Tinggi Tewas Gantung Diri

Saat ini, lanjut AKP Agus, korban sudah berada di RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk dilakukan otopsi.

“Korban Mr X diduga mengalami gangguan jiwa (tuna wisma). Korban Mr X meninggal dunia diduga diakibatkan sakit. Terhadap mayat Mr X belum dapat dipastikan penyebab kematian akibat tindak pidana, menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara Tebing Tinggi,” pungkas AKP Agus. (nazli/hm18)

Related Articles

Latest Articles