Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wabup Asahan Dorong AI dan Coding Masuk Kelas, Ini Dampaknya bagi Siswa

Mistar.idJumat, 3 April 2026 pukul 08.49 WIB
wabup_asahan_dorong_ai_dan_coding_masuk_kelas_ini_dampaknya_bagi_siswa

Wabup Asahan memberikan sambutan di hadapan para guru dan kepala sekolah. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Transformasi dunia pendidikan di Kabupaten Asahan terus didorong ke arah yang lebih modern. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, saat membuka Seminar EduDay 2026 yang digelar di Antariksa Hotel Kisaran, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema besar tentang integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan pemrograman (coding) ke dalam proses pembelajaran di kelas. Tema ini menegaskan pentingnya perubahan pendekatan pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.

Ratusan peserta turut ambil bagian dalam seminar ini, mulai dari kepala sekolah tingkat TK, SD, hingga SMP, para guru, serta pemangku kepentingan di sektor pendidikan di Kabupaten Asahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Siregar, menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya tenaga pendidik.

“Seminar ini dirancang untuk memperluas wawasan para kepala sekolah dan guru, sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan serta inovasi dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, di tengah sambutannya, Wabup Rianto menekankan sistem pembelajaran saat ini harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, metode belajar berbasis hafalan tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan masa depan.

“Peserta didik perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Pendekatan deep learning menjadi kunci untuk memahami materi secara mendalam,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan keterampilan coding dan pemahaman AI kini telah menjadi kebutuhan mendasar, bukan sekadar pelengkap dalam pendidikan.

Rianto memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar EduDay 2026 yang dinilai mampu membawa semangat baru bagi dunia pendidikan di Asahan. Ia menilai perubahan teknologi yang cepat menuntut dunia pendidikan untuk bergerak lebih adaptif.

“Guru dan kepala sekolah harus terus berinovasi agar tidak tertinggal. Pemanfaatan teknologi seperti AI harus mulai diterapkan dalam proses belajar,” ujarnya.

Rianto juga menyinggung sejumlah program unggulan pemerintah daerah, mulai dari pengembangan sekolah unggulan, rencana kehadiran MAN Insan Cendekia, hingga Program Sekolah Garuda.

Menurutnya, kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan dari sistem pendidikan yang baik. “Investasi terbaik adalah pendidikan. Dari sinilah lahir generasi unggul yang akan membawa Asahan lebih maju,” tegasnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN