Pemkab Asahan Anggarkan Rp1,15 Miliar Lebih Bangun Dua Titik Palang Pintu Kereta Api

Perlintasan kereta api di Jalan Budi Utomo Kisaran yang akan dibangun palang pintu. (foto: Perdana/mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1,15 miliar untuk pembangunan palang pintu di dua perlintasan kereta api pada tahun anggaran 2026.
Berdasarkan penelusuran pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, proyek tersebut tercatat dengan kode RUP 66709496. Paket pekerjaan mencakup pengadaan sekaligus pemasangan palang pintu kereta api di dua lokasi strategis di wilayah Kisaran Timur.
Adapun titik yang akan dibangun berada di Jalan Merpati, Kelurahan Gambir Baru, serta Jalan Budi Utomo di kawasan Siumbut-Umbut. Kedua lokasi ini dikenal sebagai jalur perlintasan aktif yang kerap dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi.
Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1.152.480.000, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan.
“Pengadaan dan Pemasangan Palang Pintu Kereta Api di Jalan Merpati Gambir Baru Kisaran Timur dan Jalan Budi Utomo Siumbut-Umbut Kisaran Timur,” demikian tertulis pada nama paket tersebut dikutip Mistar, Rabu (1/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah akan menggunakan metode e-purchasing, yakni mekanisme pengadaan barang dan jasa melalui sistem katalog elektronik. Skema ini dinilai lebih transparan dan efisien dalam proses pemilihan penyedia.
Dokumen perencanaan juga mencatat proses pemilihan penyedia serta pelaksanaan kontrak telah dijadwalkan mulai Maret 2026. Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Pembangunan palang pintu kereta api ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Selain itu, kehadiran palang pintu di titik-titik rawan juga diharapkan mampu mendukung kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk ketika frekuensi perjalanan kereta api meningkat.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















