Sopir Truk Air Mineral Diduga Panik, Ini Cerita dari Dalam Kabin Saat Kecelakaan Maut di Sibolangit

Kasat Lantas Polrestabes Medan, Akbp SL Widodo. (foto:putra/mistar)
Medan, MISTAR.ID, (19/7/2026) – Polisi telah resmi menetapkan sopir truk air mineral, Bronson Sinaga alias Ilham, 50 tahun, sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan maut di Jalur Medan–Berastagi, Jumat (17/7/2026) lalu.
Menurut Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, kecelakaan itu diduga terjadi karena kelalaian sopir. Saat peristiwa terjadi, sopir diduga panik sehingga mengakibatkan sejumlah kendaraan ditabrak oleh truk yang dikemudikan pria asal Dairi tersebut. Sementara itu, kernet, Suherman Kurniawansyah, hanya dijadikan saksi.
"Kita kan periksa secara terpisah agar tidak distorsi. Menurut kernet, saat tanjakan tidak jauh dari kantor koramil, persneling sudah di gigi empat. Mau ganti ke tiga sudah tidak dapat, sudah hilang," ucapnya melalui sambungan seluler, Minggu (19/7/2026).
Usai tanjakan itu, lanjut Widodo, jalan yang dilalui merupakan turunan. Saat itu, rem dikatakan sudah mengalami gangguan.
"Diturunkan ke tiga sudah nggak dapat. Truk meluncur terus ke bawah dan hampir mengenai truk tangki di depan salah satu SPBU di dekat lokasi," tuturnya.
Saat truk melaju kencang, sopir mengambil jalur kiri yang merupakan lajurnya. Tepat di depannya, beberapa kendaraan terlihat cukup padat. Saat itu, sopir kembali mengambil jalur kanan sembari menarik rem tangan (handbrake).
"Truk tangki sempat disenggol, namun tidak parah. Dia menghindar ke kanan, ada antrean pengisian BBM juga di situ. Nah, habis SPBU dia hajar ke kanan sambil narik handbrake. Kernet pun sampai narik handbrake. Setelah itu dia balik lagi ke jalur kiri," lanjutnya.
Dalam situasi yang menegangkan itu, laju truk dikatakan sangat cepat. Kernet pun berpindah posisi ke belakang sopir. Saat itulah truk tersebut menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya.
"Di situ, pengemudi diduga juga panik dan menghantam kendaraan lain hingga terbalik," ungkapnya.
Disinggung mengenai hasil penyelidikan terkait kecepatan truk melalui Traffic Accident Analysis (TAA), Widodo belum bisa membeberkan hasilnya.
"Kalau itu belum. Itu nanti Polda," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, insiden kecelakaan beruntun terjadi di Sibolangit, Jalur Medan–Berastagi, Jumat (17/7/2026). Sedikitnya sembilan kendaraan terlibat dalam insiden tersebut. Akibatnya, empat orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka berat, dan dua orang luka ringan. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























