Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Sopir Truk Fuso Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Berpeluang Jadi Tersangka

Mistar.idSabtu, 18 Juli 2026 pukul 15.24 WIB
sopir_truk_fuso_kecelakaan_beruntun_9_kendaraan_di_sibolangit_berpeluang_jadi_tersangka

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sri Lestari Widodo. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di depan Restoran Garuda, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026).

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, mengatakan sopir truk fuso bermuatan air mineral yang diketahui bernama Broson Sinaga, warga Kabupaten Dairi, berpeluang besar ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk sopirnya berpeluang menjadi tersangka dalam kasus ini. Saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi agar proses hukum tidak cacat. Yang bersangkutan akan segera ditetapkan sebagai tersangka, tinggal menunggu waktu," ujar Sri Lestari Widodo, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, truk yang dikemudikan Broson Sinaga sudah mengalami gagal rem sejak berada di kawasan The Hill Sibolangit.

Meski demikian, sopir tetap melanjutkan perjalanan sambil berusaha menghindari kendaraan-kendaraan di depannya. Namun, saat tiba di lokasi kejadian, arus lalu lintas melambat sehingga tabrakan beruntun tidak dapat dihindari.

"Dari kawasan The Hill kendaraan sudah mengalami gagal rem dan sopir terus berusaha menghindari kendaraan lain. Dengan kondisi jalan yang didominasi turunan menuju Medan, pengemudi tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

Sebelumnya, AKBP Sri Lestari Widodo menyampaikan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Karo–Medan tersebut tidak bertambah.

Sementara itu, delapan korban yang mengalami luka berat maupun luka ringan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan.

"Seluruh korban masih menjalani penanganan medis. Saat ini kami juga masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan ulang serta pengaturan arus lalu lintas," pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN