Dinkes Sumut Tindak Lanjuti Temuan Masalah Kesehatan Siswa dari Program CKG

Kantor Dinas Kesehatan Sumatera Utara. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) memastikan akan menindaklanjuti berbagai masalah kesehatan yang ditemukan pada siswa melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah berjalan selama hampir satu tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Valona Bonatua Ambarita, mengatakan siswa yang terdiagnosis mengalami gangguan kesehatan akan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan.
"Bagi siswa yang terdiagnosis memiliki masalah kesehatan, Dinkes Sumut akan melakukan tindak lanjut berupa pengobatan serta edukasi kepada siswa, guru, dan orang tua," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Selain itu, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan siswa membutuhkan penanganan lebih lanjut, Dinkes Sumut akan merujuk mereka ke rumah sakit.
Hery mengakui pelaksanaan Program CKG masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya, masih terdapat sekolah maupun siswa yang belum bersedia mengikuti pemeriksaan kesehatan.
"Kendala lainnya adalah keterbatasan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) yang digunakan dalam pelaksanaan program tersebut," katanya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dinkes Sumut memprioritaskan pelaksanaan CKG di sekolah-sekolah yang bersedia mengikuti program. Selain itu, layanan pemeriksaan yang tidak memerlukan BMHP atau memiliki ketersediaan BMHP juga didahulukan.
Sebelumnya, hasil skrining Program CKG di Sumatera Utara menemukan lima masalah kesehatan yang paling banyak dialami siswa, yakni karies gigi, indeks massa tubuh (IMT) kurang, anemia ringan, gangguan kesehatan jiwa, dan infeksi telinga.
PREVIOUS ARTICLE
Hasil Cek Kesehatan Gratis Siswa di Sumut: Karies Gigi hingga Gangguan Kesehatan Jiwa Mendominasi























