Moana Pimpin Box Office AS, Pendapatan Toy Story 5 Tembus US$413 Juta

Ilustrasi, Moana Pimpin Box Office AS, Pendapatan Toy Story 5 Tembus US$413 Juta. (foto:imdb/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID, (18/2026) – Film Moana langsung memimpin box office Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan 10–12 Juli 2026. Film produksi Disney tersebut membukukan pendapatan US$43 juta pada pekan perdananya, sekaligus mengumpulkan total US$59 juta sejak dirilis.
Capaian ini menempatkan Moana sebagai film dengan pendapatan akhir pekan terbesar di Amerika Serikat. Meski demikian, performa jangka panjangnya masih akan sangat bergantung pada daya tahan penonton dalam beberapa pekan mendatang, terutama di tengah persaingan ketat musim panas yang dipenuhi sejumlah film besar.
Di posisi kedua, Minion & Monster meraih pendapatan akhir pekan sebesar US$21 juta. Memasuki pekan kedua penayangannya, film animasi tersebut telah mengumpulkan total US$120 juta, menandakan minat penonton keluarga masih tetap tinggi.
Sementara itu, Toy Story 5 berada di posisi ketiga dengan tambahan US$19 juta pada pekan keempat. Meski tidak lagi memimpin box office mingguan, film ini justru menjadi yang paling sukses secara keseluruhan dengan total pendapatan mencapai US$413 juta.
Toy Story 5 Jadi Film dengan Pendapatan Terbesar
Dari seluruh film yang masuk dalam daftar 10 besar, Toy Story 5 menjadi pemimpin dari sisi total pendapatan.
Memasuki minggu keempat, film produksi Pixar tersebut masih mampu menarik penonton dalam jumlah besar. Dengan raihan lebih dari US$400 juta, Toy Story 5 membuktikan bahwa kekuatan sebuah waralaba tidak hanya ditentukan oleh pembukaan yang besar, tetapi juga oleh konsistensi jumlah penonton dari pekan ke pekan.
Film ini juga memperoleh rating IMDb 7,5, salah satu yang tertinggi di antara film-film yang sedang tayang di bioskop.
Horor Kembali Menarik Perhatian Lewat Evil Dead Burn
Genre horor kembali menunjukkan daya tariknya melalui Evil Dead Burn.
Film tersebut mencatat debut sebesar US$14 juta pada akhir pekan pertama dengan total pendapatan US$18 juta. Untuk kategori film horor, angka tersebut tergolong solid, mengingat genre ini umumnya diproduksi dengan anggaran yang lebih rendah dibanding film blockbuster.
Keberhasilan tersebut kembali memperlihatkan bahwa film horor masih menjadi salah satu genre dengan potensi keuntungan yang tinggi di industri perfilman Hollywood.
Obsession Tunjukkan Daya Tahan yang Kuat
Salah satu kejutan datang dari Obsession.
Memasuki pekan kesembilan penayangannya, film tersebut masih mampu menghasilkan US$3,8 juta sehingga total pendapatannya mencapai US$255 juta.
Performa ini menunjukkan bahwa film dengan respons positif dari penonton dapat bertahan lebih lama di bioskop, meski harus bersaing dengan berbagai judul baru yang dirilis setiap pekan.
Supergirl Belum Mampu Mendominasi
Di sisi lain, Supergirl belum menunjukkan performa yang diharapkan.
Pada pekan ketiga, film superhero tersebut hanya mengumpulkan US$3,8 juta, dengan total pendapatan US$68 juta.
Hasil ini memperlihatkan bahwa film bertema superhero kini menghadapi tantangan yang lebih besar dibanding beberapa tahun lalu. Nama besar karakter saja tidak lagi cukup untuk menjamin dominasi di box office.
Rating Tinggi Tak Selalu Berbanding Lurus dengan Pendapatan
Daftar box office pekan ini juga memperlihatkan bahwa rating penonton tidak selalu sejalan dengan pendapatan.
Obsesi mencatat rating IMDb tertinggi, yakni 7,9, disusul Toy Story 5 dan Washington Muda dengan rating 7,5.
Sebaliknya, Moana yang memimpin box office memperoleh rating IMDb 5,7, tetapi tetap berhasil menjadi film dengan pendapatan akhir pekan terbesar.
Hal ini menunjukkan bahwa faktor seperti kekuatan merek, strategi pemasaran, jadwal rilis, hingga daya tarik sebagai tontonan keluarga masih menjadi penentu utama kesuksesan komersial sebuah film, terutama pada pekan-pekan awal penayangannya.
Tren Box Office: Franchise Masih Mendominasi
Daftar box office pekan ini kembali menegaskan dominasi film berbasis waralaba (franchise).
Mulai dari Moana, Toy Story 5, Minion & Monster, Evil Dead Burn, hingga Supergirl, sebagian besar film yang menghuni 10 besar berasal dari sekuel, adaptasi, atau intellectual property (IP) yang sudah dikenal publik.
Strategi tersebut masih menjadi pilihan utama studio Hollywood karena dinilai mampu menekan risiko bisnis sekaligus memanfaatkan basis penggemar yang telah terbentuk.
Di sisi lain, keberhasilan Obsesi bertahan hingga sembilan pekan membuktikan bahwa kualitas cerita dan rekomendasi dari mulut ke mulut (word of mouth) tetap menjadi faktor penting dalam memperpanjang usia tayang sebuah film.
Secara keseluruhan, box office Amerika Serikat akhir pekan 10–12 Juli 2026 memperlihatkan bahwa pasar bioskop masih didominasi film keluarga dan waralaba besar. Namun, genre lain seperti horor juga terus menunjukkan daya saing, sementara film dengan ulasan positif mampu mempertahankan performanya lebih lama meski persaingan di bioskop semakin ketat.
(IMDb/hm27)























