Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Komunitas Guru Gelar TPN ke XII, Akomodir Kebutuhan Belajar Siswa dan Wujudkan Pendidikan Bermutu

Mistar.idSabtu, 18 Juli 2026 pukul 18.01 WIB
komunitas_guru_gelar_tpn_ke_xii_akomodir_kebutuhan_belajar_siswa_dan_wujudkan_pendidikan_bermutu_

Peluncuran buku karya KGBN Kota Medan, buku diberikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan (foto:Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (18/7/2026)– Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) bersama Guru Belajar Foundation melaksanakan kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) ke XIII di Kota Medan.

Kegiatan ini disebut memiliki tujuan untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua dan mengakomodir kebutuhan belajar murid.

“Tidak bisa hanya dari unsur guru, tetapi ada peran yang lebih strategis yaitu berkolaborasi dengan pemangku kebijakan pendidikan, perwakilan rakyat dan masyarakat,” kata Ketua KGBN Medan, Mahniar Sinaga di Aula Sisingamangaraja XII BPMP Sumut, Sabtu (18/7/2026).

Mahniar menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 68 kota/kabupaten di Indonesia ini mengangkat tema ‘Cita-Cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia’, yang menjadi gambaran bahwa guru tidak hanya berperan melahirkan generasi bangsa sebagai warga negara tetapi bagaimana sebagai warga dunia yang tetap berakar pada nilai-nilai konteks budaya lokal dan karakter bangsa Indonesia.

“Bagaimana murid sudah berpikir isu tentang masalah-masalah yang terjadi secara global. Dia mampu mengakomodir kebutuhan-kebutuhan belajarnya saat ini dan apa yang harus dipersiapkan untuk menaklukkan tantangan yang terjadi di depan mata,” tuturnya.

Untuk mendukung guru belajar, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan instansi terkait mulai dari IGI, PGRI, MKKS, K3S, Forum Taman Bacaan Masyarakat, mitra guru lainnya hingga Komunitas Marsiajar.

Berbagai komunitas ini juga turut dilibatkan untuk mengadaptasi praktik-praktik baik guru dengan sesi kelas pendidik, kelas kompetensi bahkan mengukur kompetensi guru melalui Cerdas Cermat Guru (CCG), untuk mengetahui praktik pedagogis yang dihadapi selama ini apakah benar sudah menyentuh kebutuhan belajar murid atau belum.

“Harapannya nanti guru bisa melakukan refleksi bahwa apa yang dia lakukan apakah relevan dengan kebutuhan pendidikan sampai saat ini,” kata Mahniar lagi.

Mahniar juga menekankan bahwa guru tidak boleh berhenti belajar dan harus mampu merawat diri untuk terus berkarya serta menginspirasi anak didiknya.

Sementara itu, Koordinator TPN XIII Kota Medan, Renta Siregar mengatakan bahwa kegiatan tahunan yang dihadiri lebih dari 500 peserta se-Sumut itu merupakan pertemuan para pendidik lintas jenjang mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA.

“Kita berharap inspirasi yang didapatkan dari semua narasumber dapat diimplementasikan di kelasnya masing-masing. Boleh diambil, ditiru lalu dimodifikasi sehingga pembelajaran itu semakin bermakna dan berpihak kepada murid,” tutur Renta. Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan peluncuran buku karya KGBN Kota Medan. (*)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN