Harga Deterjen Naik, Pengusaha Laundry di Porsea Mengeluh

Pengusaha laundry di Porsea, Siska Simamora. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (18/7/2026)- kelangkaan dan naiknya harga deterjen cair dan bubuk membuat pengusaha laundry di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba mengeluh. Keuntungan mereka semakin minim.
Salah seorang pengusaha laundry di Kecamatan Porsea, Siska Simamora, mengatakan situasi saat ini menjadi dilema bagi mereka pengusaha laundry. Mahalnya harga deterjen tidak sebanding dengan biaya operasional.
"Jika kita menaikkan harga tentu pelanggan akan berpaling ke laundry lain. Saat ini kami hanya bisa bertahan walau kondisi keuntungan semakin terjepit. Beberapa teman mencoba memenaikkan harga, pelanggan pun berkurang 50 persen," ujar Siska, Sabtu (18/7/2026).
Melihat situasi ini, dirinya sempat berpikir untuk menggunakan deterjen racikan dan pernah mencobanya. Namun hasil cucian kurang bersih dan terpaksa mempertahankan deterjen yang biasa dia pakai.
"Hingga saat ini saya belum menemukan racikan yang sebagus deterjen yang saya gunakan. Jika saya dapatkan dan lebih murah harganya tentu saya akan beralih ke deterjen racikan," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, para langganannya sudah memberikan saran dan mewanti-wanti untuk memperbanyak stok deterjen sebab akan terjadi lonjakan harga tidak lama lagi.
"Niat untuk membeli lebih banyak agar stok dapat bertahan beberapa bulan memang ada, tetapi anggaran untuk membelinya yang tidak ada, sebab keuntungan semakin menipis," tuturnya.
Menurutnya, kondisi seperti ini jika berlangsung lama akan sangat berdampak terhadap semua pihak.
"Bukan hanya kami pengusaha laundry saja, tetapi masyarakat sebagai pelanggan laundry juga akan mengeluh dengan tambahan biaya pengeluaran," ujarnya.(*)
PREVIOUS ARTICLE
KAI Divre I Sumut Salurkan Rp235 Juta Dana TJSL, Fokus Cegah Stunting dan Bantu Fasilitas Umum























