Friday, July 17, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kasat Lantas: Truk Pemicu Kecelakaan Sibolangit Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas Normal

Mistar.idJumat, 17 Juli 2026 pukul 21.12 WIB
kasat_lantas_truk_pemicu_kecelakaan_sibolangit_berhasil_dievakuasi_lalu_lintas_normal

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, mengatakan hingga Jumat sore pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) pagi.

Widodo menyebut, pihaknya telah berhasil mengevakuasi satu unit truk kontainer bermuatan air mineral yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

“Insyaallah, saat ini truk kontainer pengangkut air mineral sudah berhasil didirikan. Kami akan membawa truk itu ke Polsek dan selanjutnya melancarkan situasi lalu lintas,” ujar AKBP Sri Lestari Widodo, Jumat sore.

Ia mengatakan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian kini mulai kembali normal. Petugas juga menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan agar lalu lintas dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan maupun sebaliknya tetap berjalan lancar.

“Untuk kondisi lalu lintas sudah normal. Kita juga melakukan buka-tutup secara bergantian. Kendala evakuasi memang cukup tinggi karena posisi truk yang miring dan lokasi kejadian cukup ramai. Namun, alhamdulillah prosesnya berjalan dan mudah-mudahan tidak lama lagi situasi benar-benar normal,” katanya.

Selain itu, lanjut Widodo, personel kepolisian juga ditempatkan di titik-titik antrean kendaraan dari arah Medan maupun Tanah Karo untuk mencegah kemacetan semakin panjang.

“Di ujung antrean, baik dari arah Medan maupun Tanah Karo, kami sudah menempatkan personel agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tegasnya.

Terkait keterangan warga yang menyebut sempat terjadi kecelakaan lain sebelum tabrakan beruntun, Widodo membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kecelakaan awal kemungkinan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di lokasi.

“Kalau minibus itu memang terjadi perlambatan. Namun, belum tentu tanpa kejadian itu kecelakaan beruntun tidak terjadi. Namanya juga dugaan rem blong. Meski begitu, kami masih mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi,” terangnya.

Widodo menambahkan, berdasarkan rekaman CCTV dari Restoran Garuda, truk kontainer bermuatan air mineral tersebut terlihat melaju dengan kecepatan tinggi, tidak seperti kendaraan berat pada umumnya saat melintas di jalur tersebut.

“Kalau kendaraan truk menurun biasanya akan tersendat-sendat untuk mengendalikan laju kendaraan. Namun, apakah truk ini meluncur tanpa hambatan atau ada faktor lain, masih kami dalami melalui rekaman CCTV lainnya,” pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN