Friday, July 17, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bobby Nasution Ajak Dubes Prancis Lihat Situs Bersejarah di Nias Selatan

Mistar.idJumat, 17 Juli 2026 pukul 22.22 WIB
bobby_nasution_ajak_dubes_prancis_lihat_situs_bersejarah_di_nias_selatan

Momen Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengajak Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, berkunjung ke Desa Bawamatoluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Nias Selatan, MISTAR.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, berkunjung ke Nias Selatan untuk melihat Situs Megalit Tetegewo dan Desa Bawamatoluo yang dikenal dengan atraksi lompat batu. Kedua objek sejarah tersebut pun direncanakan akan direvitalisasi.

Bobby mengatakan awalnya Fabien Penone ingin berdiskusi. Namun, karena dirinya sedang melakukan kegiatan di Kepulauan Nias, Bobby berencana mengajak Fabien berkunjung ke sana.

"Ya, kemarin (Dubes) menyampaikan sebenarnya ingin berdiskusi dan silaturahmi sekaligus saat ada kegiatan di Medan. Cuma kemarin kami sampaikan kebetulan kami tidak berada di Medan, sedang di Kepulauan Nias," ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/7/2026) malam.

"Kami sampaikan, mau enggak Pak Dubes sekaligus datang ke Nias? Kebetulan juga hari ini Pak Presiden Prabowo dengan Presiden Macron (Prancis) punya kesepakatan kerja sama, khususnya juga di bidang budaya," ucapnya menambahkan.

Bobby pun mengajak Fabien untuk melihat langsung dua objek wisata sejarah yang ada di Nias Selatan. Situs Megalit Tetegewo dan Desa Bawamatoluo menjadi dua lokasi yang diperlihatkan Bobby kepada Fabien

"Jadi Pak Dubes tanya, di Nias ada apa? Kami coba tampilkan kalau di Nias itu selain pantai, selain wisata, kami juga ada destinasi cerita adatnya. Beliau sangat tertarik dan alhamdulillah datang kemari," ujarnya.

Ia mengatakan Fabien sangat tertarik dengan apa yang disuguhkan di Nias Selatan.

"Jadi kami ajak jalan-jalan tadi bukan untuk mengunjungi gedung-gedung mewah, gedung-gedung bagus, tapi peninggalan sejarah," tutur Bobby.

Tidak hanya itu, Bobby juga mengatakan pihaknya berencana melakukan revitalisasi kedua objek sejarah tersebut pada tahun depan.

"Sudah, sudah (berencana), megalit sama rumah adat. Insyaallah nanti tahun depan kita revitalisasi," katanya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN