TNI AL Gagalkan Pencurian di Kapal MV Ocean Capella di Perairan Belawan, Barang Bukti Diamankan

Personel TNI AL melakukan pemeriksaan di atas kapal kargo curah MV Ocean Capella berbendera Liberia yang sedang lego jangkar di Perairan Belawan. (Foto: Humas Kodaeral I)
Medan, MISTAR.ID – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pencurian (sea theft) di atas kapal kargo curah MV Ocean Capella berbendera Liberia yang sedang lego jangkar di Perairan Belawan.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan, Sabtu (18/7/2026), mengatakan informasi diterima pada Jumat sekitar pukul 16.56 WIB dari Komandan Patkamla Perling I-1-10, Serda Bah Andoko, yang saat itu sedang melaksanakan jaga alur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satrol Kodaeral I langsung mengerahkan unsur Patkamla Perling menuju lokasi kejadian di koordinat 03°55.1' LU–098°46.7' BT untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal bersama personel Polairud Belawan.
Patkamla Perling tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan bersama personel Polairud melakukan pemeriksaan di atas MV Ocean Capella. Dari hasil pemeriksaan diketahui para pelaku telah melarikan diri menggunakan dua unit sampan pancung setelah berhasil membawa sejumlah perlengkapan kapal.
Barang yang dilaporkan hilang meliputi dua unit fire hose, tiga fire nozzle, tiga hydrant cap, dua fire hydrant, satu gulung kabel high pressure washing 440 volt, tiga padlock, dua FW cap, serta satu gulung kabel hatch cover emergency hydraulic pump.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi pencurian diduga dilakukan sekitar 10 orang yang kemudian melarikan diri menuju kawasan Kampung Nelayan Indah.
Menindaklanjuti perkembangan tersebut, Denintel Kodaeral I bersama Polairud Belawan langsung melakukan pengejaran dan penyisiran terhadap para pelaku.
Dalam operasi tersebut, barang-barang hasil curian berhasil ditemukan di lokasi penadah di Kampung Nelayan Indah dan telah diamankan sebagai barang bukti di Kantor Polairud Belawan.
Sementara itu, para pelaku masih dalam pengejaran. Sejumlah identitas yang telah berhasil dikantongi petugas antara lain Rinaldi alias Leman, Heri alias Kacang, Idris, Mahadi alias Kuluk, serta Bembeng alias Bambang.
Kodaeral I menegaskan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap seluruh pelaku serta menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di Perairan Belawan demi mendukung kelancaran aktivitas pelayaran nasional maupun internasional.





















