Monday, August 10, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemdes Klumpang Kebun Dukung Festival Revitalisasi Sejarah Tembakau Deli

Mistar.idKamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
pemdes_klumpang_kebun_dukung_festival_revitalisasi_sejarah_tembakau_deli

Pekerja menata keranjang berisi daun tembakau Deli ke atas truk untuk di bawa ke gudang pemeraman di Deli Serdang. (Foto: Adil/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID - Pemerintah Desa (Pemdes) Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, mendukung pelaksanaan Festival Revitalisasi Sejarah Tembakau Deli.

Dukungan itu disampaikan Pejabat (Pj) Kepala Desa Klumpang Kebun, Aidil Fitri, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Panitia Pelaksana Festival, Syaiful Anwar Lubis, di Kantor Desa Klumpang Kebun, Rabu (24/6/2026).

Aidil Fitri menilai kegiatan yang mengangkat sejarah perjalanan Tembakau Deli memiliki nilai penting sebagai sarana edukasi dan pengingat sejarah, khususnya bagi masyarakat perkebunan serta generasi muda.

Menurutnya, Tembakau Deli merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah dan budaya masyarakat Sumatera Timur yang perlu terus dikenalkan kepada generasi penerus.

“Klumpang Kebun merupakan salah satu kawasan perkebunan tembakau yang menghasilkan produk berkualitas tinggi dan dikenal di pasar lelang sejak masa kolonial Belanda. Namun saat ini bangunan bangsal tembakau yang pernah menjadi bagian dari sejarah tersebut sudah tidak ada lagi. Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama,” ujar Aidil.

Ia berharap komoditas tembakau yang memiliki nilai sejarah tetap mendapat perhatian dan pelestarian, sehingga keberadaannya tidak hilang dari identitas daerah maupun sejarah perkebunan di Sumatera Utara (Sumut).

“Tembakau merupakan bagian dari sejarah panjang perkebunan di daerah ini. Nilai sejarahnya perlu terus dijaga agar tetap menjadi ikon yang melekat pada kawasan perkebunan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Revitalisasi Sejarah Tembakau Deli, Syaiful Anwar Lubis, menjelaskan kegiatan tersebut dirancang melibatkan masyarakat setempat, termasuk pelaku usaha mikro dan pedagang kecil yang akan menyajikan berbagai kuliner tradisional khas masyarakat perkebunan.

Selain itu, panitia juga akan menggelar pameran foto-foto bersejarah, pemutaran film dokumenter tentang Tembakau Deli, serta pertunjukan seni Jaran Kepang yang menjadi salah satu kesenian khas masyarakat perkebunan keturunan Jawa.

“Festival ini tidak hanya bertujuan mengenalkan kembali sejarah Tembakau Deli kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk mengenang dan memahami warisan budaya yang berkembang di lingkungan perkebunan,” kata Syaiful.

Ia menambahkan, panitia turut mengundang para pensiunan pekerja perkebunan tembakau untuk menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi mereka dalam perjalanan industri perkebunan di kawasan Sumatera Timur.

Menurut Syaiful, seluruh persiapan pelaksanaan festival telah rampung. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Fakultas Sejarah Universitas Negeri Medan (Unimed) serta program Indonesiana dari Kementerian Kebudayaan.

“Atas nama masyarakat Klumpang Kebun, kami mendukung penuh pelaksanaan Festival Revitalisasi Sejarah Tembakau Deli ini,” tutur Aidil. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN