Kemarau Sebulan, Petani di Porsea dan Siantar Narumonda Urungkan Tanam Jagung

Petani yang mencoba menanam di musim kemarau. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (15/8/2026) – Wilayah Kabupaten Toba, khususnya Kecamatan Porsea dan Kecamatan Siantar Narumonda, sejak sebulan terakhir tidak kunjung diguyur hujan yang cukup tinggi sehingga membuat sejumlah petani mengurungkan niat menanam jagung.
Salah seorang petani di Kecamatan Siantar Narumonda, Nadia Marpaung, mengatakan sudah sebulan lahannya terlantar tidak ditanami jagung akibat kemarau selama sebulan terakhir.
“Memang kemarin gerimis turun, dan saya kira tanah sudah lembap. Sehingga saya coba untuk menanam jagung dan baru beberapa lubang langsung saya hentikan sebab tanah di lahan saya cukup keras dan sangat sulit dilubangi, takutnya jika dipaksakan menanam, bibit gagal berkecambah,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).
Petani lainnya di Kecamatan Porsea, Togi, juga mengakui kondisi kemarau sebulan terakhir sungguh sangat menyengat dan seakan mengisap kelembapan tanah menjadi kering kerontang. Berbeda dengan kondisi kemarau sepuluh tahun lampau, tingkat kekeringan saat kemarau tidak seperti ini.
“Sepekan saja tidak turun hujan, tanaman kami petani bisa gosong tersengat teriknya matahari. Setidaknya agar tanaman petani dapat tumbuh maksimal, harus turun hujan deras minimal sekali hingga dua kali sepekan. Jika hujan rintik-rintik, tidak akan berarti menyiram tanaman,” ucapnya.
Petani di dua kecamatan tersebut berharap segera turun hujan sehingga petani dapat menanam bibit tanaman mereka dan tanaman yang sudah terlanjur ditanam dapat tumbuh dengan maksimal. (hm27)






















