Saturday, August 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

UHN Medan Teliti Model Ketahanan Pangan Petani Padi di Pesisir Deli Serdang

Mistar.idSabtu, 15 Agustus 2026 pukul 19.03 WIB
uhn_medan_teliti_model_ketahanan_pangan_petani_padi_di_pesisir_deli_serdang

Tim peneliti Fakultas Pertanian UHN Medan melakukan dialog bersama para petani. (foto:dokumen UHN/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (15/8/2026) – Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Hotden L. Nainggolan, mengatakan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada jumlah produksi padi, melainkan juga dinamika produksi, tingkat pendapatan, akses modal, serta keberlanjutan sosial-ekonomi keluarga petani.

Pernyataan itu menjadi dasar tim peneliti FP UHN Medan untuk melakukan riset dengan tajuk ‘Model Ketahanan Pangan dan Kemandirian Sosial-Ekonomi Petani Padi Sawah Berbasis Dinamika Produksi di Kawasan Pesisir Kabupaten Deli Serdang’.

Sebagai bagian dari riset ini, Hotden bersama timnya, yaitu Albina Ginting serta mahasiswa, juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama petani padi sawah di Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, yang juga dihadiri perangkat desa setempat.

“Dinamika produksi usahatani dengan ketahanan pangan dan kemandirian sosial-ekonomi rumah tangga petani ini saling berkaitan. Jadi kita ingin melihat seperti apa keterhubungan ketiganya,” kata Hotden, yang juga merupakan ketua tim peneliti tersebut, Sabtu (15/8/2026).

Ketiga aspek tersebut nantinya akan dianalisis untuk membangun model yang menjelaskan hubungan struktural antara variabel tersebut melalui Structural Equation Modeling (SEM).

Penelitian yang didanai melalui program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026 ini memusatkan pengumpulan data di tiga kecamatan kawasan pesisir Deli Serdang, yaitu Hamparan Perak, Percut Sei Tuan, dan Labuhan Deli.

“Informasi yang berasal langsung dari petani merupakan hal penting dalam menghasilkan penelitian yang sesuai dengan situasi nyata di lapangan,” tuturnya.

Pihaknya berharap agar hasil penelitian yang dilakukan dapat memberikan dasar yang kuat untuk merumuskan kebijakan pertanian di kawasan pesisir, memberi rekomendasi berbasis data bagi petani, kelompok tani, pemerintah desa, pemerintah daerah, maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Kami berharap, hasilnya ini tidak hanya untuk pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi manfaat yang nyata bagi para petani, serta menjadi masukan untuk pengembangan kebijakan pertanian di kawasan pesisir,” ucapnya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Hamparan Perak, Muhammad Helmi. Ia mendukung penuh penelitian yang dilakukan demi kepentingan dan kemajuan bersama.

“Semoga hasilnya bisa memberi masukan untuk mengembangkan pertanian, khususnya bagi petani dan pemerintah desa,” katanya didampingi Bagian Umum, Sutrisno. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN