Fakultas Pertanian UHN Medan Turunkan 56 Mahasiswa PKL ke Toba

Mahasiswa Fakultas Pertanian UHN Medan yang akan melaksanakan PKL di Kabupaten Toba (foto: UHN Medan/Mistar
Medan, MISTAR.ID (25/7/2026) – Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Toba dengan menurunkan 56 mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kecamatan Balige dan Kecamatan Laguboti.
Kegiatan pembelajaran lapangan ini mulai berlaku sejak 25 Juli hingga 31 Agustus 2026, dengan melibatkan mahasiswa dari tiga program studi yaitu Agroteknologi, Agribisnis, dan Teknologi Hasil Pertanian.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan, Dr. Hotden L. Nainggolan menjelaskan bahwa pemilihan lokasi PKL di kabupaten tersebut yaitu karena daerah Toba merupakan salah satu kawasan pertanian penting di Sumatera Utara, yang memiliki potensi hortikultura, tanaman pangan dan perkebunan.
“Kondisi ini bisa menjadi ruang belajar yang sangat berdampak bagi mahasiswa. Mereka bisa melihat dan memahami secara langsung mulai dari produksi, pemasaran hingga kebijakan pemerintah terkait pembangunan pertanian,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2026).
Ia juga mengatakan bahwa PKL merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan secara langsung ilmu yang diperoleh selama berkuliah dan menjadi berdampak bagi masyarakat luas. Pengalaman langsung ini, sebutnya, tidak didapatkan di ruang kuliah.
“Mereka juga bisa belajar langsung dari sumbernya yaitu petani dan masyarakat. Mereka bisa melihat bagaimana pengambilan keputusan produksi, pengelolaan risiko usaha, dan mengetahui cara kerja rantai pasok.
Hotden juga menyebutkan bahwa pembelajaran lapangan merupakan bagian dari strategi kampus dalam melahirkan lulusan yang terampil, profesional dan peka terhadap sosial.
Maka dari itu, mahasiswa didorong untuk dapat berdialog dengan petani, penyuluh, pelaku usaha serta pemerintah daerah untuk memahami tantangan pembangunan pertanian.
Ia menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan sinergi yang saling menguatkan. Bagi perguruan tinggi, daerah menjadi laboratorium pembelajaran yang kaya akan pengalaman. Sebaliknya, pemerintah daerah mendapatkan dukungan dalam mengembangkan inovasi, kajian ilmiah dan pemberdayaan masyarakat dari akademisi.
Rombongan pimpinan fakultas bersama mahasiswa sebelumnya telah diterima oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede.
Dalam arahannya, Audi menegaskan bahwa tantangan sektor pertanian saat ini menuntut calon tenaga profesional yang peka terhadap permasalahan sosial dan mampu membaca persoalan-persoalan nyata di lapangan. (*)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























