Saturday, August 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jelang HUT RI ke-81 di Porsea: Bendera Minim Berkibar, Pedagang Musiman Tak Terlihat

Mistar.idSabtu, 8 Agustus 2026 pukul 19.42 WIB
jelang_hut_ri_ke81_di_porsea_bendera_minim_berkibar_pedagang_musiman_tak_terlihat

Rumah warga dan kendaraan yang melintas di Jalinsum Kecamatan Porsea tidak terlihat bendera merah putih. (foto: nimrot/mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID - Suasana menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, terlihat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bendera merah putih yang biasanya menghiasi rumah warga maupun kendaraan, berdasarkan pantauan, mulai jarang terlihat.

Pantauan sekilas Mistar di sejumlah lokasi di Kecamatan Porsea, masih banyak rumah warga dan pertokoan yang belum mengibarkan bendera merah putih. Bahkan, di sepanjang Jalan Lintas Sumatera yang melintasi kawasan tersebut, bendera merah putih belum terlihat berkibar. Kondisi ini terlihat meski pemerintah telah mengimbau pemasangan bendera selama Agustus 2026.

Seorang warga Kecamatan Porsea, H. Butarbutar, mengatakan antusias masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI saat ini tidak seperti dulu. Menurutnya, beberapa tahun sebelumnya warga secara sukarela memasang bendera dan membuat berbagai ornamen bernuansa kemerdekaan tanpa harus diingatkan.

"Dulunya, saat menyambut 17 Agustus tanpa disuruh warga dengan sukarela akan mendirikan bendera merah putih di depan rumah, serta membuat pernak-pernik bernuansa kemerdekaan agar perayaan semakin semarak," ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Hal senada disampaikan warga lainnya, J. Manurung. Ia mengatakan, salah satu perubahan yang terlihat tahun ini adalah tidak adanya pedagang bendera musiman yang biasanya menjajakan dagangannya di pinggir jalan menjelang 17 Agustus.

"Biasanya menjelang 17 Agustus, setiap rumah memasang bendera, kendaraan juga dihiasi bendera kecil. Pedagang bendera pun ramai bermunculan di tepi jalan, tetapi tahun ini tidak ada satupun terlihat di Porsea," katanya.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat turut memengaruhi minat sebagian warga untuk membeli perlengkapan bernuansa kemerdekaan.

"Bagaimana masyarakat mau memasang bendera, membeli saja mungkin sudah memikirkan kebutuhan lain. Kondisi ekonomi masyarakat saat ini memang sedang tidak mudah," ucapnya.

Ia menambahkan, pedagang bendera musiman kemungkinan juga mempertimbangkan kondisi tersebut sehingga memilih tidak berjualan karena khawatir dagangan tidak laku.

"Pedagang juga mengalami kondisi yang sama. Mereka tidak ingin mengambil risiko menjual bendera karena belum tentu ada yang membeli," tuturnya.

Sebelumnya, Camat Porsea Freddy Napitupulu mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan Pemkab Toba melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Toba agar masyarakat memasang bendera merah putih mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.

Bahkan, kata Freddy, pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga (door to door). Namun, hingga saat ini masih terdapat masyarakat yang belum memasang bendera sesuai imbauan tersebut.

"Imbauan sudah kita sampaikan langsung kepada masyarakat. Ini akan terus kita lakukan dan kita berharap warga dapat ikut menyemarakkan HUT RI ke-81 dengan memasang bendera merah putih," ujar Freddy, Kamis (6/8/2026). (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN