Saturday, August 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Hak Pejalan Kaki Dirampas Gerai Es Krim Mixue di Kecamatan Porsea

Mistar.idSabtu, 15 Agustus 2026 pukul 16.44 WIB
hak_pejalan_kaki_dirampas_gerai_es_krim_mixue_di_kecamatan_porsea_

Gerai es krim Mixue menggunakan trotoar. (foto: nimrot/mistar)

news_banner

‎Toba, MISTAR.ID - Hak pejalan kaki di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba dirampas usaha waralaba dalam bidang kuliner untuk mempromosikan dagangan mereka. ‎Hal itu dilakukan gerai es krim Mixue yang menggunakan trotoar, hingga membuat pejalan kaki kebingungan untuk melintas.

‎Keluhan disampaikan salah seorang pejalan kaki, Nico. Menurutnya, pemilik usaha seharusnya berbagi untuk kepentingan umum, karena trotoar dibangun khusus untuk pejalan kaki, bukan untuk kepentingan pedagang.

‎"Jika seperti ini bagaimana hak pejalan kaki terlindungi, apabila melintas di badan jalan bisa berpotensi disenggol pengendara. Seharusnya pemerintah kecamatan bisa menertibkan pedagang yang semena-mena memakai trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki," ujarnya, Sabtu (15/8/2026).

‎Untuk menindaklanjuti keluhan pejalan kaki, wartawan Mistar menghubungi Camat Porsea, Freddy Napitupulu dan mengatakan akan ke lokasi untuk menegur pemilik usaha agar tidak meletakkan dagangannya di badan jalan.

‎"Tadi saat saya melintas tidak memperhatikan kondisi tersebut, tolong difoto agar saya langsung menuju lokasi agar dagangan dipindahkan untuk kenyamanan pejalan kaki," ucap Freddy.

Namun, pihak Kecamatan Porsea sangat lamban melakukan penertiban. Sebab, hingga satu jam belum juga ada penindakan yang dilakukan, padahal jarak rumah Dinas Camat Porsea hanya sekitar 100 meter dari lokasi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN