Cucun Ahmad Soroti Tumpukan Kayu Gelondongan di Sungai Batang Toru Pasca Banjir Sumut

Wakil Ketua Umum PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah) didampingi Ketua Panitia, Muniruddin Ritonga (kanan) dan Bendahara Panitia, Zeira Salim Ritonga (kiri)saat memberikan keterangan usai Muswil (foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Wakil Ketua DPR RI Fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menanggapi fenomena bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara. Hal itu khususnya terkait munculnya kayu gelondongan yang terbawa arus di Sungai Batang Toru dan sungai lainnya.
“Kalau kita di DPR kan pengawasan. Kami akan minta keterangan pada penanggung jawab dan tanggap darurat dulu. Nanti melalui Komisi IV akan kami pertanyakan kepada stakeholder terkait, terutama Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengapa fenomena kayu gelondongan itu terjadi,” katanya usai melaksanakan Muswil V PKB Sumut di Le Polonia Hotel and Convention, Jumat (28/11/2025).
Ia menegaskan pihaknya akan melakukan penekanan terhadap seluruh stakeholder yang mengelola wilayah tersebut. Hal itu juga menuai sorotan dari pihaknya.
“Tentunya akan dilakukan penekanan dari setiap fraksi. Nanti ketika dipanggil di DPR, semua akan memberikan pertanyaan kepada stakeholder terkait,” katanya tegas.
Ia turut menyampaikan keprihatinan terkait bencana alam longsor, banjir bandang, hingga gempa yang melanda beberapa kabupaten/kota di Sumut.
“Pertama saya sampaikan prihatin. Tadi kami juga menggelar doa bersama. Kami sudah instruksikan kepada seluruh stakeholder PKB untuk berdoa. Ini merupakan teguran bagi kita untuk menjaga alam selalu. Ini bukan sekadar takdir, tapi menjadi catatan bagi kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah cepat yang ditempuh pemerintah, khususnya Presiden Prabowo, dalam mengatasi bencana tersebut. Ia memastikan beberapa bantuan dari pemerintah sudah disalurkan ke beberapa titik lokasi bencana di Sumut.
“Kita dari DPR mengapresiasi langkah cepat pemerintah. Saya sendiri berkomunikasi dengan Kepala BNPB yang sedang standby di Tarutung. Semua perangkat deputi juga berada di sini. Karena pusat komunikasi di Medan, saya juga sudah menelpon Kemensos untuk bantuan, dan hari ini sudah mulai masuk,” tuturnya.
Diketahui, tumpukan kayu gelondongan di beberapa aliran sungai akibat banjir bandang, khususnya Sungai Batang Toru, menuai sorotan publik. Pasalnya, tumpukan kayu tersebut menjadi tanda tanya asal-usulnya dan memicu kekhawatiran maraknya pembalakan liar. (hm27)
























