Tuesday, July 28, 2026
home_banner_first
SUMUT

Brigjen TNI Fadjar Tjahjono Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Kota Sibolga

Mistar.idSelasa, 28 Juli 2026 pukul 20.17 WIB
brigjen_tni_fadjar_tjahjono_tinjau_progres_rehabilitasi_pascabencana_di_kota_sibolga

Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Fadjar Tjahjono bersama Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso saat mengunjungi sejumlah lokasi program rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Sibolga. (Foto: Penrem 023/KS/Mistar)

news_banner

Sibolga, MISTAR.ID – Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Brigjen TNI Fadjar Tjahjono melakukan kunjungan kerja ke Kota Sibolga, Selasa (28/7/2026).

Ia hadir bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) serta Komandan Korem (Danrem) 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso untuk melakukan monitoring dan evaluasi pascabencana Sumatera guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

Dalam peninjauan tersebut, tim mengunjungi sejumlah lokasi yang menjadi sasaran program rehabilitasi dan rekonstruksi, di antaranya Sungai Aek Doras, Pustu Huta Barangan, Tangga Seratus, Sungai Sihopo-hopo, serta pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Aek Parombunan.

Fadjar Tjahjono yang juga menjabat sebagai Koordinator Satgas PRR Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan, berdasarkan hasil kunjungan, penanganan darurat pascabencana telah dilakukan secara cepat melalui kolaborasi pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait.

"Langkah mitigasi permanen pascabencana perlu selalu dilakukan untuk mempersiapkan agar kejadian serupa tidak terus berulang," ujarnya.

Fadjar menambahkan, pemerintah pusat telah menyediakan dukungan anggaran untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program mitigasi sesuai kebutuhan di lapangan sehingga risiko bencana dapat ditekan secara signifikan," katanya.

Sementara itu, Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan memastikan progres pembangunan pascabencana berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai standar kualitas, tepat waktu, serta memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang terdampak bencana," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN