Rumah Eks Calon Wali Kota Sibolga di Medan Kembali Diteror OTK

Tangkapan layar CCTV teror di kediaman M Fadhil Thoib Hutagalung, 2023 silam. (foto: istimewa/mistar)
Sibolga, MISTAR.ID - Kediaman mantan calon Wali Kota Sibolga, Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung di Medan, kembali diteror orang tak dikenal (OTK), Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 04.31 WIB.
Dari hasil rekaman CCTV yang terpasang di lokasi, terlihat satu unit sepeda motor yang ditumpangi dua orang berhenti di sekitar rumah yang ditempati Fadhil bersama keluarganya.
Satu dari dua orang tersebut kemudian turun dari sepeda motor dan berjalan menuju garasi mobil milik Fadhil Thoib Hutagalung. Pelaku kemudian melemparkan sesuatu ke mobil yang diparkir di garasi tersebut sebanyak dua kali.
Usai melakukan aksinya, pelaku kembali menuju sepeda motor dan melarikan diri bersama rekannya. Perusakan tersebut mengakibatkan kaca depan mobil milik Fadhil Thoib Hutagalung pecah.
Menurut keterangan Fadhil, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi menjelang Pilkada Sibolga.
"Insiden pertama terjadi pada 29 Oktober 2023 sekitar pukul 09.32 WIB. Saat itu, seorang pria mengenakan jaket dan helm terekam CCTV berada di sekitar kediaman saya. Dalam rekaman itu, pria tersebut diduga menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) ke mobil saya yang ada di garasi, dan kemudian memantik api dan akhirnya terjadi kebakaran. Selain menyebabkan mobil mengalami kerusakan karena dibakar, sejumlah fasilitas di bagian rumah juga ikut terdampak," ujar Fadhil, Jumat siang.
Fadhil mengatakan peristiwa yang terjadi pada 29 Oktober 2023 itu sudah dilaporkan ke Polsek Helvetia. "Sedangkan untuk peristiwa pelemparan dan perusakan mobil yang baru, kami akan buat laporan ke polres dan saat ini masih proses," kata Fadhil.
Hampir tiga tahun berselang, kini kediaman Fadhil kembali menjadi sasaran OTK. Rentetan kejadian tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai motif dan tujuan di balik aksi yang menyasar kediaman mantan calon kepala daerah tersebut.
Terlebih, aksi terbaru terjadi saat suasana dini hari, ketika lingkungan sekitar relatif sepi. Pelaku juga terlihat datang berboncengan dan langsung meninggalkan lokasi setelah melakukan pelemparan.
Fadhil berharap polisi mengusut kejadian tersebut secara serius dengan memeriksa rekaman CCTV dan mengidentifikasi pelaku. Ia juga berharap kejadian tersebut tidak dianggap sebagai aksi kriminal biasa, mengingat kediamannya disebut telah dua kali menjadi sasaran dalam rentang waktu yang berbeda.
Fadhil juga mengatakan, aksi pelemparan terbaru ini kembali menyisakan keresahan sekaligus pertanyaan. "Siapa pelakunya, apa motifnya, dan mengapa kediaman saya kembali menjadi sasaran?," ucapnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




































