Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

BMKG Peringatkan La Niña di Deli Serdang, Risiko Banjir dan Longsor Meningkat hingga Februari 2026

Mistar.idRabu, 26 November 2025 pukul 20.16 WIB
bmkg_peringatkan_la_nia_di_deli_serdang_risiko_banjir_dan_longsor_meningkat_hingga_februari_2026

Sungai Kualanamu Lubuk Pakam meluap beberapa waktu hingga mengakibatkan banjir.(foto: sembiring/ mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi akibat fenomena La Niña yang diperkirakan berlangsung mulai November 2025 hingga Februari 2026.

Fenomena La Niña dapat meningkatkan curah hujan di atas normal, yang berdampak pada tingginya risiko banjir, tanah longsor, dan genangan air di berbagai wilayah. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi Kabupaten Deli Serdang yang memiliki daerah dataran tinggi serta sejumlah kawasan rawan banjir.

Meski demikian, hingga kini kesiapsiagaan pemerintah daerah dinilai masih perlu ditingkatkan.

BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lereng bukit, bantaran sungai, serta kawasan rendah yang rentan tergenang.

Hingga berita ini terbit, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah antisipasi menghadapi La Niña. Upaya konfirmasi kepada Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Plt Kadis Kominfostan) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, belum membuahkan hasil.

“Terima kasih telah menghubungi, mohon maaf untuk saat ini belum dapat memberi balasan. Selanjutnya saya akan menghubungi,” demikian jawaban singkat yang diterima wartawan saat mencoba meminta keterangan. Sementara saat dihubungi melalui sambungan seluler, panggilan hanya terdengar nada tunggu.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera merilis instruksi atau langkah mitigasi resmi, seperti pemetaan ulang daerah rawan bencana, pembersihan saluran drainase, peningkatan kesiapan peralatan penanggulangan bencana, serta koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang dan pihak kecamatan.

“Masyarakat menunggu tindakan nyata pemerintah, apalagi menghadapi puncak musim hujan,” ujar Legino, Rabu (26/11/2025).

Sementara itu, BMKG terus mengimbau seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN