Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Air Limbah Pasar Bakaran Batu Cemari Sawah Warga di Lubuk Pakam

Mistar.idSelasa, 17 Maret 2026 pukul 11.02 WIB
air_limbah_pasar_bakaran_batu_cemari_sawah_warga_di_lubuk_pakam

Saluran pembuangan air dari aktivitas Pasar Bakaran Batu. (Foto: Hendra/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Air limbah yang berasal dari aktivitas Pasar Tradisional Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, diduga mencemari areal persawahan milik warga di kawasan Gang Pancasila.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, aliran air dari kawasan pasar tersebut mengalir bercampur dengan limbah rumah tangga masyarakat serta limbah dari arah salah satu sekolah tinggi di sekitar lokasi. Aliran itu kemudian terhenti di kawasan Gang Pancasila.

Kondisi saluran drainase yang tertutup tanah dan ditumbuhi rerumputan liar menyebabkan air limbah tidak mengalir melalui parit sebagaimana mestinya.

Akibatnya, air meluap dan menggenangi sawah milik warga di sekitar lokasi.

Seorang warga setempat, Sapri, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun belum mendapat perhatian dari pihak terkait.

“Tidak pernah diperhatikan limbah dari Pasar Bakaran Batu atau dari arah sekolah tinggi di sana sampai airnya masuk ke sawah. Paritnya tidak mengalir karena buntu sampai Gang Pancasila,” ujar Sapri, Selasa (17/3/2026).

Kepala Desa Bakaran Batu, M Irwan Tanjung, membenarkan adanya persoalan saluran drainase yang tersumbat di ujung Gang Pancasila.

Menurutnya, pihak pemerintah desa telah beberapa kali mengajukan perbaikan kepada instansi terkait, namun hingga kini belum terealisasi.

“Memang aliran parit itu tidak berjalan karena di ujung Gang Pancasila tersumbat tanah sedimen dan rumput. Kondisi ini membutuhkan pembangunan lining atau perbaikan saluran. Karena tersumbat, air limbah terhenti, menggenang, dan melimpah ke sawah warga. Itu sudah terjadi sejak lama,” kata Irwan.

Ia juga mengaku pihak desa belum mengetahui secara pasti apakah terdapat fasilitas penampungan atau pengelolaan limbah dari aktivitas Pasar Bakaran Batu.

Sementara itu, warga lainnya, Ridwan, yang tinggal di Jalan Hasanuddin Lubuk Pakam, menyebutkan selama ini limbah dari aktivitas Pasar Bakaran Batu maupun dari Pasar Eks Delimas Lubuk Pakam langsung mengalir ke drainase umum.

“Selama ini air limbah dari aktivitas Pasar Bakaran Batu maupun Pasar Eks Delimas mengalir ke drainase umum sehingga menimbulkan bau tidak sedap,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan penanganan terhadap saluran drainase tersebut agar limbah tidak lagi mencemari persawahan dan lingkungan sekitar. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN