Kapolsek Medan Tembung Ingatkan Pelajar Bahaya Geng Motor dan Narkoba

Kapolsek Medan Tembung bersama Kepala dan siswa MAN 2 Model Medan (foto:dokumen MAN 2 Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (11/8/2026) – Kapolsek Medan Tembung, Ras Maju Tarigan, menegaskan bahwa ancaman terbesar yang dapat merusak masa depan pelajar saat ini adalah keterlibatan dalam geng motor dan penyalahgunaan narkoba. Peringatan tersebut disampaikannya di hadapan para siswa, guru, serta pegawai saat memberikan pembelajaran umum di lapangan utama MAN 2 Model Medan, Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung.
Dalam arahannya, ia juga meminta para siswa agar tidak mudah terprovokasi atau ikut-ikutan dalam kegiatan negatif yang merugikan diri sendiri dan keluarga. Ia mengingatkan bahwa keterlibatan dalam geng motor sering kali menjadi awal masuknya seorang pelajar ke dalam kelompok-kelompok tawuran dan lingkaran narkoba.
“Pikirkan orang tua, kalau sudah bergabung dengan geng motor pasti akan masuk ke dalam dunia narkoba. Jika ini terjadi, masa depan kalian bisa terancam dan hancur,” katanya, Selasa (11/8/2026).
Ia mengingatkan agar para siswa fokus dan bersungguh-sungguh dalam belajar ilmu keagamaan Islam di madrasah karena akan membantu menyelamatkan mereka dari belenggu narkoba dan geng motor.
Selain itu, Ras Maju juga mendorong para siswa untuk aktif dalam menebarkan kebaikan dan memilih pergaulan yang baik. Menurutnya, pergaulan yang baik dapat membawa siswa menjadi semakin baik pula dengan saling mengajak untuk melakukan hal-hal positif, seperti beribadah, berprestasi, berorganisasi, dan kegiatan keagamaan lainnya.
Hal itu, sebutnya, juga dapat melahirkan karakter yang rajin, disiplin, hormat kepada guru, menyayangi teman, serta gemar membantu sesama. “Jadilah seorang pelajar yang berakhlak mulia serta bertanggung jawab dan menjaga nama baik madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Model Medan, Wuri Tamtama Abdi, mengatakan bahwa pihaknya selalu memberikan pembekalan tentang nilai-nilai keagamaan kepada para siswa secara konsisten.
“Kami melakukan beberapa kegiatan seperti muraja’ah Alquran, Khataman Alquran, pembacaan Yasin berjamaah tiap Jumat, dan juga apel memberikan motivasi tiap Sabtu. Ini kita lakukan untuk menciptakan siswa yang menjunjung tinggi nilai dan norma,” tuturnya. (hm27)
























