Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri

Pemantauan TKA di MAN 1 Medan. (Foto: MAN 1 Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Medan, Impun Siregar mengimbau para siswa MAN 1 Medan untuk mengerjakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan serius dan percaya diri untuk mendapatkan hasil yang optimal. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di madrasah tersebut.
Didampingi Kepala MAN 1 Medan Reza Faisal bersama panitia, tinjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran teknis ujian di lapangan. Ia menjelaskan tes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa dalam menguasai materi pelajaran tertentu yang diajarkan di kelas.
Selain itu, tes ini juga disebut sebagai penguji keabsahan nilai rapor siswa dalam mengikuti seleksi perguruan tinggi jalur prestasi.
“Kami mengharapkan panitia selalu memperhatikan kelancaran pelaksanaan ujian. Kepada peserta, bekerjalah dengan jujur, percaya pada kemampuan sendiri dan jangan mengharapkan jawaban dari teman agar lebih konsentrasi dan fokus,” kata Impun Siregar dikutip Mistar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/11/2026).
TKA, lanjutnya, merupakan asesmen standar nasional yang menggantikan fungsi standarisasi nilai Ujian Nasional (UN). Asesmen ini bertujuan memberikan penilaian yang lebih objektif dan adil bagi siswa. Selain menilai capaian akademik dan memvalidasi rapor, TKA juga berfungsi untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional, dan mengukur kesiapan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, WKM Akademik MAN 1 Medan, Herry Afandi Limbong menjelaskan bahwa materi yang diujikan mencakup tiga mata pelajaran wajib yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai minat yang didaftarkan siswa.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA di MAN 1 Medan diikuti sebanyak 679 siswa yang dibagi ke dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 26 hingga 29 Oktober 2026 dengan diikuti sebanyak 342 siswa. Sementara gelombang kedua yang berlangsung pada 2 hingga 5 November 2026, diikuti sebanyak 337 siswa.
Keikutsertaan dalam TKA dinilai dapat memberikan sejumlah keuntungan bagi para siswa, salah satunya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar di lingkungan madrasah. “Kalau proses belajar mengajar berjalan dengan baik, maka hasilnya juga akan baik,” ucapnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Logo dan Panduan Hari Guru Nasional 2026 Sudah Bisa Diunduh










































