Tuesday, September 15, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Viral di Hyrox Beijing: Atlet Australia Mencret Saat Bertanding, Namun Tetap Lomba

Mistar.idSelasa, 15 September 2026 pukul 20.12 WIB
viral_di_hyrox_beijing_atlet_australia_mencret_saat_bertanding_namun_tetap_lomba_

Atlet putri Australia, Joanna Wietrzyk, menjadi sorotan dan viral setelah mengalami gangguan pencernaan atau menret saat tampil di ajang Hyrox Beijing, China, akhir pekan lalu. (Foto: NY Post)

news_banner

Beijing, MISTAR.ID (15/9/2026) - Atlet putri Australia, Joanna Wietrzyk, menjadi sorotan dan viral setelah mengalami gangguan pencernaan atau menret saat tampil di ajang Hyrox Beijing, China, akhir pekan lalu.

Insiden tersebut viral di media sosial dan mendapat tanggapan dari Hyrox World sebagai penyelenggara tertinggi. Wietrzyk merupakan pemegang rekor dunia yang diundang pada gelaran Hyrox China.

Namun, di tengah perlombaan, ia mengalami buang air besar di lintasan.Ketika melakukan latihan berat dengan alat yang digunakan bersama peserta lain, terlihat kotoran mengalir di kakinya.

Meski demikian, Wietrzyk tetap melanjutkan lomba hingga selesai. Peristiwa itu memicu perdebatan mengenai standar kesehatan, keselamatan, dan tanggung jawab penyelenggara.

Hyrox adalah kompetisi kebugaran yang diluncurkan di Jerman pada 2017 dan kian populer di sejumlah negara. Di China, Hyrox mulai digelar pada akhir 2024.

Perlombaan meliputi lari 1 kilometer yang dilakukan secara bergantian, dilanjutkan latihan intensitas tinggi di setiap titik, seperti rowing machine, sled pushes, burpee jumps, lempar bola beban, dan lunge dengan sandbag.

Sebelum insiden di China, Hyrox hanya memberikan sanksi untuk pelanggaran ringan, seperti membuang sampah sembarangan, meludah, atau membuang ingus di lantai.

Belum ada protokol khusus terkait kontaminasi biologis. Pendiri Hyrox, Moritz Furste, menyampaikan permintaan maaf dan mengakui kelalaian.

"Hyrox melakukan kesalahan karena tidak segera bereaksi saat perlombaan berlangsung. Pada akhirnya, tugas saya untuk mengantisipasi potensi insiden semacam ini, dan saya tidak melakukannya," ujar Furste dalam unggahan di Instagram, dikutip dari Guardian.

Ia memastikan aturan baru telah diberlakukan untuk mencegah kejadian serupa. "Saat ini telah diberlakukan aturan dan prosedur baru untuk mencegah situasi seperti ini terulang kembali," tuturnya.

Hyrox World menyatakan telah memiliki prosedur medis untuk penanganan kontaminasi biologis, namun penerapannya dalam partisipasi massal masih menimbulkan ambiguitas.

Sementara itu, Hyrox China mengonfirmasi seluruh peralatan yang terdampak telah diisolasi dan dibersihkan. Peralatan yang terkontaminasi disingkirkan dan karpet lintasan diganti dalam semalam agar perlombaan dapat dilanjutkan keesokan harinya.

"Setelah insiden tersebut, panitia segera menutup dan mengisolasi area serta lintasan yang terdampak, lalu menyelesaikan proses disinfeksi secara menyeluruh," ungkap penyelenggara Hyrox China. (CNN/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN