Monday, August 17, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia: Duel Ketat Berpotensi Berlanjut ke Adu Penalti

Mistar.idSenin, 17 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB
cremonese_vs_sampdoria_di_coppa_italia_duel_ketat_berpotensi_berlanjut_ke_adu_penalti

Ilustrasi, Cremonese vs Sampdoria di Stadio Druso, Bolzano, Selasa (17/8/2026) pukul 01.45 WIB. (foto:wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (17/8/2026) — Cremonese vs Sampdoria menjadi salah satu duel menarik pada babak 32 besar Coppa Italia Frecciarossa 2026/27. Pertandingan ini berlangsung di Stadio Druso, Bolzano, Selasa (17/8/2026) pukul 01.45 WIB.

Laga tersebut harus dipindahkan dari Stadion Giovanni Zini ke Bolzano setelah kondisi lapangan Cremonese tidak memungkinkan digunakan akibat cuaca panas. Situasi itu membuat I Grigiorossi kehilangan keuntungan kandang secara geografis, meski tetap berstatus tuan rumah.

Duel ini mempertemukan dua klub yang sama-sama membidik kebangkitan. Cremonese baru kembali ke Serie B setelah terdegradasi dari kasta tertinggi Italia, sedangkan Sampdoria tengah membangun proyek baru di bawah Bernardo Corradi.

Menariknya, kedua tim akan kembali bertemu di Serie B musim 2026/27. Namun, sebelum itu, pertarungan di Coppa Italia menjadi ujian kompetitif pertama bagi kedua proyek tersebut. Kalender resmi Serie B juga mempertemukan Sampdoria dan Cremonese pada 28 November 2026 serta 2 Maret 2027.

Sorotan Unggulan

  1. Pertandingan: Cremonese vs Sampdoria
  2. Kompetisi: Coppa Italia Frecciarossa 2026/27
  3. Babak: 32 besar
  4. Venue: Stadio Druso, Bolzano
  5. Kick-off: 23.45 WIB
  6. Pelatih Cremonese: Marco Giampaolo
  7. Pelatih Sampdoria: Bernardo Corradi
  8. Prediksi skor: Cremonese 1-1 Sampdoria
  9. Potensi penentu: adu penalti jika skor tetap imbang setelah 90 menit.

Cremonese dan Identitas Baru Giampaolo

Cremonese memasuki musim baru dengan misi segera kembali ke Serie A. Setelah degradasi, klub mempertahankan Marco Giampaolo sebagai pelatih untuk menjalankan proyek baru di Serie B. Keputusan itu menjadi bagian penting dari strategi klub yang ingin membangun identitas permainan sekaligus memberi ruang kepada pemain muda.

Secara taktikal, Giampaolo diperkirakan tetap mengandalkan positional play, build-up dari lini belakang, sirkulasi bola cepat, dan garis pertahanan yang relatif tinggi.

Pendekatan tersebut membuat Cremonese berpotensi lebih dominan dalam penguasaan bola. Gerli dan Berti akan menjadi pemain penting untuk membawa bola melewati lini pertama pressing, sementara Vandeputte dapat bergerak di ruang antarlini atau half-space.

Risikonya adalah ruang di belakang defensive line.

Apabila I Blucerchiati mampu mematahkan counter-press Cremonese, transisi cepat bisa menjadi senjata untuk mengeksploitasi ruang tersebut.

Prediksi Line-up Cremonese

Formasi: 4-4-2 / 4-2-3-1

Fulignati; Barbieri, Baschirotto, Luperto, Pezzella; Elia, Gerli, Berti, Vandeputte; Bonazzoli, Stückler.

Susunan tersebut masih berupa proyeksi, bukan starting XI resmi. Dalam daftar pemain pramusim, Cremonese juga memiliki sejumlah opsi seperti Bianchetti, Folino, Sernicola, Collocolo, Grassi, Djuric, De Luca, Nasti, dan Gabbiani.

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah David Stückler. Penyerang muda Denmark tersebut memiliki mobilitas yang dapat melengkapi karakter Federico Bonazzoli. Jika keduanya dimainkan bersamaan, Cremonese mempunyai kombinasi antara pergerakan tanpa bola, duel fisik, dan finishing.

Halaman:


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN