Saturday, October 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

Polda Sumut Sebut Jaringan Narkoba Mulai Beralih ke Aceh

Mistar.idSabtu, 3 Oktober 2026 pukul 15.44 WIB
polda_sumut_sebut_jaringan_narkoba_mulai_beralih_ke_aceh_

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi (foto: matius/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Dalam sejumlah pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan Polda Sumatera Utara, Provinsi Aceh kerap disebut-sebut sebagai wilayah pengiriman awal sebelum puluhan hingga ratusan kilogram narkotika tersebut dikirim ke wilayah Medan, Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Andy Arisandi, mengatakan setelah pihaknya gencar melakukan pengungkapan di kawasan perairan Kabupaten Asahan, Tanjungbalai dan Asahan, diduga kuat jaringan-jaringan narkoba tersebut beralih ke wilayah Provinsi Aceh.

“Kami jelaskan. Ini menunjukkan bahwa, karena kami kan akhir-akhir ini banyak melakukan penangkapan di Pantai Timur Sumatra ini. Mungkin dengan intensitas kegiatan kita tinggi, para pelaku ini sudah mencari tempat yang lain,” ujarnya, Jumat (2/10/2026).

Untuk itu, Andy mengaku pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh guna bekerja sama dalam memutus rantai peredaran. Ia berharap dengan koordinasi yang baik ini jaringan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara dapat ditangani dengan baik.

“Saya sempat berkomunikasi juga dengan Direktur Narkoba Polda Aceh. Kami pada prinsipnya akan bersama-sama dan selalu bersinergi dengan wilayah untuk memutus masalah ini,” ujarnya.

Andy mengatakan, fokus pihaknya ke depan tidak hanya untuk memutuskan rantai peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara, tapi memikirkan bagaimana cara agar seluruh daerah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara dapat menangani masalah ini secara bersamaan.

“Jadi tidak hanya berpikir parsial hanya di wilayah Sumatera Utara saja, jadi kita harus berpikir wilayah Aceh, mungkin sampai wilayah Riau. Karena kami pernah pernah duduk bersama dengan seluruh Direktur yang di wilayah seputaran Sumatra. Itu yang kami lakukan,” ucapnya.

Sekadar informasi, selama satu bulan terakhir Polda Sumut menyita 244 kilogram narkotika jaringan antar Provinsi hingga jaringan internasional. Sabu seberat 244 kilogram tersebut diamankan dalam 3 kali pengungkapan kasus di wilayah Langkat, Aceh dan Kabupaten Asahan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN