Rico Waas Dorong ICMI Muda Medan Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Wali Kota Medan, Rico Waas, saat menghadiri pelantikan pengurus MPD ICMI Muda Kota Medan periode 2026–2031. (foto: Diskominfo Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Wali Kota Medan Rico Waas menyebut peran cendikiawan muda sangat dibutuhkan dalam menyelaraskan gagasan teoritis dan implementasi realistis di lapangan.
Pernyataan itu disampaikan Rico saat menghadiri pelantikan pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Medan periode 2026–2031 di Ballroom RSU Bunda Thamrin, Sabtu (3/10/2026).
“Kompleksnya permasalahan di Kota Medan harus bersama-sama kita selesaikan. Saya berharap ICMI Muda Kota Medan bisa menunjukkan kerja nyata di tengah-tengah masyarakat lewat capaiannya,” ujar Rico.
Politisi NasDem ini juga mendorong ICMI Muda Kota Medan ambil bagian dalam ranah pembinaan generasi muda di tengah era digitalisasi.
“Pendekatan bisa dilakukan lewat kegiatan edukatif maupun keagamaan. Kami (Pemko Medan) selalu membuka diri berkolaborasi, apalagi tujuannya untuk membangun Kota Medan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rico juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus. “Saya harap ini bukan sekadar seremonial, ICMI Muda Kota Medan langsung bergerak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat ke depan,” ucapnya.
Ketua MPD ICMI Muda Kota Medan, Ramaddan, menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh potensi kepengurusan yang diisi oleh berbagai latar belakang.
"Kami tidak mungkin dapat bekerja sendiri, butuh dukungan dari seluruh pengurus, agar nantinya ICMI Muda memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," tutur Ramaddan.
Dalam acara itu, ICMI Muda Kota Medan juga meluncurkan dua program unggulan, salah satunya aplikasi Smart Service Medan, sebuah platform digital yang dirancang untuk memfasilitasi dan melatih masyarakat Medan agar siap kerja.
ICMI Muda Kota Medan juga menyalurkan bantuan program UMKM bergulir berupa 21 unit gerobak Dimsum yang didukung penuh oleh PT Pertamina. Program ini diharapkan dapat mendorong pelaku usaha sektor informal naik kelas menjadi wirausahawan mandiri di Kota Medan.
















































