Friday, October 2, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tangani Banjir, Pemko Medan Kebutan Normalisasi Drainase di 58 Titik

Mistar.idJumat, 2 Oktober 2026 pukul 11.31 WIB
tangani_banjir_pemko_medan_kebutan_normalisasi_drainase_di_58_titik

Kadis SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi. (foto:dokumenDinas SDABMBK Medan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (2/10/2026) - Dalam upaya penanganan banjir, Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) terus mengebut pengerjaan normalisasi drainase dan pemasangan u-ditch di beberapa titik.

“Total yang dikerjakan saat ini ada 58 titik yang merupakan langganan banjir di Kota Medan. Panjangnya bervariasi, mulai 300-700 meter u-ditch yang kita pasang,” ucap Kadis SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, kepada Mistar, Jumat (2/10/2026).

Azmi menjelaskan, semua titik yang dikerjakan tersebut merupakan program kerja SDABMBK Kota Medan yang masuk dalam R-APBD TA 2026.

“Sesuai perencanaan, semua pengerjaan itu ditarget selesai akhir Desember 2026. Ini terus kita kebut agar semua pengerjaan bisa selesai,” jelasnya.

Soal adanya permintaan masyarakat agar dilakukan penutupan sementara terhadap pengerjaan yang berlangsung, Azmi mengaku bahwa itu merupakan kondisi yang wajar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Sebelum pengerjaan dilakukan, kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahkan di lokasi juga kita pasang rambu sebagai bukti ada pengerjaan. Meski begitu, setiap masukan dan kritikan masyarakat tetap kita terima. Untuk yang di Jalan Bhayangkara kemarin, itu sudah kita tutup lantaran di sana juga sudah ada korban jatuh,” katanya.

Azmi menyebut penutupan sementara juga bisa dilakukan di titik lainnya jika memang ada permohonan resmi masyarakat ke Dinas SDABMBK Kota Medan, baik secara online maupun datang langsung ke kantor.

“Silakan masyarakat mengajukan surat permohonan, pasti kami respons dan tindak lanjuti. Penutupan tidak kami lakukan karena pengerjaan belum selesai. Sebab setelah pemasangan u-ditch itu akan dilanjutkan pengerjaan normalisasi drainase. Makanya tidak kita tutup, karena kita khawatir selesai tidak sesuai target,” ujarnya.

Dengan pengerjaan yang berlangsung saat ini, Azmi pun memohon maaf kepada masyarakat yang terdampak langsung dari pengerjaan tersebut.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar pengerjaan bisa berjalan lancar dan permasalahan banjir di Kota Medan bisa diselesaikan,” pungkasnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN