Como Kalahkan Stuttgart 3-1 di Liga Champions, Cesc Fabregas Ukir Sejarah Baru

Cesc Fabregas selebrasi usai Como menang 3-1 atas Leipzig. (foto: Sportsmole/Livemedia)
Como, MISTAR.ID - Como menorehkan sejarah dalam debut mereka di Liga Champions setelah mencetak gol pertama klub di kompetisi elite Eropa tersebut saat menghadapi RB Leipzig, Kamis (10/9/2026) malam.
Tim asuhan Cesc Fabregas membuka keunggulan melalui Martin Baturina. Pemain Kroasia itu memanfaatkan sapuan buruk bek Leipzig, Ridle Baku, sebelum menaklukkan pertahanan tim Bundesliga tersebut.
Como kemudian menggandakan keunggulan sebelum turun minum lewat Anastasios Douvikas. Dua gol itu membuat tuan rumah memegang kendali atas Leipzig dalam pertandingan perdana mereka sepanjang sejarah di Liga Champions.
Pencapaian tersebut menjadi babak baru dari kebangkitan luar biasa Como bersama Fabregas. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona dan Chelsea itu bergabung dengan proyek Como pada 2023 dan ikut berperan membawa klub kembali ke Serie A.
Promosi pada 2024 terasa istimewa karena Como sebelumnya menghabiskan 21 tahun berkutat di divisi-divisi bawah sepak bola Italia.
Fabregas kemudian resmi menangani tim di Serie A pada Juli 2024. Pada musim pertamanya di kasta tertinggi, Como finis di posisi ke-10 musim 2024-2025.
Perkembangan mereka berlanjut pada musim berikutnya. Como menutup Serie A 2025-2026 di posisi keempat dan mengamankan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Keberhasilan itu membuat Fabregas semakin mendapat perhatian sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Gaya bermain Como juga mencerminkan perjalanan karier Fabregas sebagai pemain. Ia pernah bekerja di bawah sejumlah pelatih terkemuka seperti Arsene Wenger, Pep Guardiola, Luis Enrique hingga Jose Mourinho.
Pengaruh tersebut terlihat dalam permainan Como yang berusaha menguasai bola dan menyerang secara progresif, tetapi tetap memiliki struktur ketika bertahan.
Dari klub yang dua dekade lebih berada di luar Serie A, Como kini mulai menulis sejarah di panggung Liga Champions. Perjalanan tersebut sekaligus semakin memperkuat reputasi Fabregas sebagai arsitek utama kebangkitan klub asal Lombardia itu. (*)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER





































