FIFA Ubah Aturan Transfer Mulai 2027, Era Klausul Pelepasan Fantastis Terancam Berakhir

Markas FIFA di Zurich. (foto: Wikipedia)
MISTAR.ID - Bursa transfer musim panas 2026 diperkirakan menjadi periode terakhir sebelum sistem transfer pemain sepak bola dunia mengalami perubahan besar.
Mulai 1 Januari 2027, FIFA akan memberlakukan regulasi baru mengenai kontrak dan transfer pemain. Salah satu perubahan paling signifikan menyangkut Pasal 17 Regulasi FIFA, yang mengatur konsekuensi pemutusan kontrak antara pemain dan klub.
Dilansir dari AS, Jumat (11/9/2026), regulasi baru tersebut akan membatasi penggunaan klausul pelepasan dengan nilai yang dinilai berlebihan atau tidak proporsional. Besarnya kompensasi nantinya harus lebih mencerminkan nilai pasar pemain, sisa kontrak, serta besaran gaji.
Perubahan aturan ini tidak terlepas dari kasus mantan pemain timnas Prancis Lassana Diarra. Sengketa Diarra mendorong FIFA melakukan evaluasi terhadap mekanisme pemutusan kontrak serta besaran kompensasi yang harus dibayarkan ketika terjadi perselisihan antara pemain dan klub.
Dalam sistem sebelumnya, sengketa kontrak dapat berlangsung lama karena penentuan kompensasi menggunakan sejumlah kriteria yang luas dan terkadang menghasilkan keputusan berbeda.
FIFA kini menargetkan penyelesaian sengketa dalam waktu maksimal 45 hari. Langkah tersebut diharapkan memberikan kepastian lebih cepat kepada pemain maupun klub.
Penentuan kompensasi juga tidak lagi hanya bergantung pada klausul pelepasan yang tercantum dalam kontrak. Sejumlah faktor akan diperhitungkan, antara lain nilai sisa kontrak pemain, gaji yang belum dibayarkan, biaya yang dikeluarkan klub untuk mencari pengganti, kerugian struktural yang dialami klub, hingga kemungkinan sanksi akibat pelanggaran yang dilakukan salah satu pihak.
Dengan mekanisme tersebut, FIFA ingin memastikan kompensasi ditentukan secara proporsional berdasarkan kondisi masing-masing kasus.
Perubahan ini berpotensi mengakhiri praktik sejumlah klub memasang klausul pelepasan dengan nilai sangat tinggi untuk mencegah pemain meninggalkan klub.
Untuk kontrak yang ditandatangani mulai 1 Januari 2027, klub dan pemain akan dituntut menggunakan klausul yang lebih rasional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Reformasi regulasi transfer tersebut telah disetujui Dewan FIFA dengan dukungan organisasi pemain. Aturan baru itu diperkirakan akan mengubah cara klub melakukan negosiasi, menyusun kontrak, serta mempertahankan pemain di masa mendatang.
Jika penerapannya berjalan sesuai rencana, kekuatan klub untuk menahan pemain melalui klausul pelepasan bernilai fantastis akan semakin terbatas, sementara pemain memiliki jalur yang lebih jelas untuk mengakhiri kontrak dengan kompensasi yang dianggap wajar. (*)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



































