Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
NEWS ROOM

Newsroom: Aksi HIMMAH Protes Kapolrestabes Medan Diwarnai Kericuhan, Dua Mahasiswa Diamankan

Mistar.idSelasa, 10 Februari 2026 pukul 17.32 WIB
newsroom_aksi_himmah_protes_kapolrestabes_medan_diwarnai_kericuhan_dua_mahasiswa_diamankan

Newsroom: Aksi HIMMAH Protes Kapolrestabes Medan Diwarnai Kericuhan, Dua Mahasiswa Diamankan

Newsroom: Aksi HIMMAH Protes Kapolrestabes Medan Diwarnai Kericuhan, Dua Mahasiswa Diamankan

news_banner

Medan, MISTAR.ID


Himpunan Mahasiswa Al Washliyah atau HIMMAH menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Senin (9/2/2026). Aksi tersebut mendapat tandingan dari massa lain yang justru menyatakan dukungan terhadap Kapolrestabes Medan. Dua kelompok itu kemudian menyampaikan orasi secara bergantian, sehingga menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

HIMMAH menilai Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, belum maksimal menuntaskan sejumlah persoalan hukum di Kota Medan. Dalam orasinya, mereka membentangkan spanduk berisi tuntutan agar Kapolri mencopot Kapolrestabes Medan karena dinilai tidak mampu memimpin dan menegakkan hukum secara optimal. Mereka juga meminta Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menemui massa aksi untuk memberikan penjelasan atas tuntutan tersebut.

Sementara itu, massa aksi lain yang mengaku berasal dari masyarakat Kota Medan justru menyampaikan dukungan terhadap kinerja Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak sebagai Kapolrestabes Medan. Mereka menilai upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama ini patut diapresiasi. Massa pendukung berharap Kapolrestabes Medan tetap melanjutkan tugas dan tanggung jawabnya di wilayah Kota Medan.

Usai menyampaikan orasi, massa pendukung Kapolrestabes Medan membubarkan diri dan meninggalkan lokasi. Namun HIMMAH masih bertahan dan melanjutkan aksi di lokasi tersebut.

Situasi kemudian memanas saat HIMMAH berupaya membakar ban sebagai bentuk ekspresi protes. Personel kepolisian yang berjaga mencegah aksi tersebut dengan mengamankan ban yang telah disiapkan, sehingga terjadi saling dorong antara pengunjuk rasa dan aparat di lokasi kejadian. Dalam insiden itu, dua mahasiswa diamankan ke dalam Polrestabes Medan.

Ketua HIMMAH Kota Medan, Imransyah Pasai, menyayangkan terjadinya kericuhan serta dugaan adanya tindakan kekerasan terhadap peserta aksi, termasuk tim media mereka. Ia menyebut tim medianya sempat dibawa masuk ke dalam Polrestabes Medan dan mengalami luka setelah keluar.

Menurut Imransyah, aksi unjuk rasa tersebut bertujuan mendesak percepatan penanganan sejumlah kasus hukum yang dinilai belum ditindaklanjuti secara maksimal oleh kepolisian. Salah satu isu yang disorot adalah dugaan penyalahgunaan dana Kartu Kredit Pemerintah Daerah oleh Camat Medan Maimun dengan nilai sekitar Rp1,2 miliar, yang menurutnya harus ditangani secara serius dan transparan.

Imransyah juga menegaskan, apabila tidak ada kejelasan atas tuntutan yang disampaikan, pihaknya akan melanjutkan perjuangan hingga ke Mabes Polri.

Hingga berita ini tiba di meja redaksi, Polrestabes Medan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa maupun ada atau tidaknya peserta aksi yang mengalami luka. Sementara itu, Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto mengatakan akan mengecek ada tidaknya laporan yang masuk. (hm21).



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN