Toyota Land Cruiser Berubah Jadi Hybrid: Ikon Diesel Mulai Masuk Era Elektrifikasi

Toyota Land Cruiser Berubah Jadi Hybrid: Ikon Diesel Mulai Masuk Era Elektrifikasi. (foto ilustrasi:carvaganza/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (5/9/2026) — Toyota Land Cruiser memasuki babak baru. SUV legendaris yang selama ini lekat dengan mesin diesel tersebut kini resmi mendapat teknologi hybrid melalui Land Cruiser 300 Hybrid EV.
Model ini diperkenalkan Toyota di GIIAS 2026 sekaligus menjadi Land Cruiser pertama yang menggunakan teknologi elektrifikasi. Menariknya, sistem hybrid tidak membuat karakter tangguhnya ditinggalkan. Justru performanya meningkat signifikan.
Land Cruiser 300 Hybrid menggabungkan mesin V6 twin-turbo 3,5 liter dengan motor listrik dalam sistem parallel hybrid. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 457 hp dan torsi 790 Nm, menjadikannya Land Cruiser paling bertenaga yang pernah diproduksi Toyota.
Mesin Land Cruiser 300 Hybrid: V6 Twin-Turbo dan Motor Listrik
Land Cruiser 300 Hybrid EV menggunakan mesin bensin V6 3,5 liter twin-turbo V35A-FTS yang menghasilkan 650 Nm, dipadukan dengan motor listrik 36 kW dan 250 Nm. Kombinasi keduanya menghasilkan output sistem 457 hp dan torsi 790 Nm.
Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 10-percepatan ke sistem penggerak empat roda.
Toyota menggunakan baterai Nickel Metal Hydride (NiMH) berkapasitas sekitar 1,8 kWh. Kapasitasnya memang jauh lebih kecil dibanding mobil listrik murni, karena fungsi sistem ini bukan untuk memberikan jarak tempuh listrik yang panjang, melainkan membantu mesin melalui tambahan tenaga dan torsi secara instan.
Dengan konfigurasi tersebut, motor listrik dapat membantu ketika kendaraan membutuhkan akselerasi atau tambahan tenaga, sementara sistem regeneratif mengembalikan energi ke baterai saat kendaraan melambat.
Land Cruiser Hybrid vs Diesel
Kehadiran hybrid menarik karena Toyota masih mempertahankan Land Cruiser 300 diesel di Indonesia.
Land Cruiser diesel menggunakan mesin V6 twin-turbo 3,3 liter dengan output sekitar 306 PS dan 700 Nm. Sementara versi hybrid menawarkan 457 hp dan 790 Nm.
Artinya, Land Cruiser 300 Hybrid bukan sekadar alternatif yang lebih ramah lingkungan. Dari sisi performa, varian elektrifikasi justru berada di atas versi diesel.
Meski begitu, Toyota belum menjadikan hybrid sebagai pengganti langsung diesel. Karakter mesin diesel tetap memiliki keunggulan untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi perjalanan jauh dan karakter torsi khas diesel.
Seberapa Irit Land Cruiser Hybrid?
Toyota belum mencantumkan angka konsumsi BBM resmi untuk Land Cruiser 300 Hybrid di Indonesia.
Sebagai gambaran, versi yang dipasarkan di Australia memiliki klaim konsumsi sekitar 10 liter/100 km, atau kurang lebih 10 km per liter. Angka aktual tentunya dapat berbeda tergantung kondisi jalan, kecepatan, muatan, medan dan gaya berkendara.
Karena itu, keunggulan Land Cruiser Hybrid sebaiknya tidak hanya dilihat dari seberapa irit konsumsi bahan bakarnya. Teknologi hybrid juga memberikan respons tenaga yang lebih cepat sekaligus membantu efisiensi mesin dalam kondisi berkendara tertentu.
Harga Land Cruiser 300 Hybrid di Indonesia
Toyota menawarkan Land Cruiser 300 Hybrid EV dalam dua varian di Indonesia.
Saat diperkenalkan di Indonesia, Land Cruiser 300 Hybrid EV VX-R dibanderol Rp2,716 miliar OTR Jakarta, sementara GR Sport Hybrid EV Rp2,816 miliar OTR Jakarta.
Selain performa, kemampuan off-road tetap menjadi bagian penting. Land Cruiser Hybrid dibekali fitur seperti Auto Multi-Terrain Select, Crawl Control dan Turn Assist. Varian GR Sport juga mendapatkan diferensial pengunci depan dan belakang.
Land Cruiser 300 Terbaru di Jepang Segera Berubah?
Langkah elektrifikasi Land Cruiser juga berlanjut di Jepang.
Di Jepang, Toyota juga dilaporkan tengah menyiapkan pembaruan Land Cruiser 300. Sejumlah laporan media menyebut peluncuran dapat berlangsung pada 16 September 2026, dengan mesin bensin V6 digantikan powertrain hybrid dan mesin diesel tetap dipertahankan. Namun, detail tersebut masih menunggu konfirmasi resmi Toyota Jepang.
Namun, hingga saat ini detail tersebut masih perlu menunggu konfirmasi resmi Toyota Jepang.
Bagi konsumen Indonesia, Land Cruiser 300 Hybrid sendiri sudah hadir melalui GIIAS 2026. Dengan demikian, pertanyaan utamanya bukan lagi apakah Land Cruiser akan masuk era elektrifikasi, melainkan seberapa besar porsi hybrid dalam masa depan SUV legendaris Toyota tersebut.
Diesel Belum Hilang
Kehadiran Land Cruiser 300 Hybrid tidak otomatis menandai berakhirnya mesin diesel.
Toyota justru memperlihatkan strategi berbeda: menawarkan pilihan powertrain sesuai kebutuhan, sembari mempertahankan kemampuan utama Land Cruiser sebagai SUV tangguh.
Bagi penggemar performa, hybrid menawarkan tenaga dan torsi yang lebih besar. Sementara diesel masih memiliki daya tarik dari karakter mesin dan efisiensinya untuk perjalanan jauh.
Setidaknya untuk saat ini, Land Cruiser tidak meninggalkan masa lalunya. Ikon yang selama puluhan tahun identik dengan mesin diesel tersebut kini hanya menambahkan satu senjata baru: motor listrik.
(toyota/carvaganza/autoevolution/*/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Honda Terancam Mobil China? Ada Strategi Besar Rp140 Triliun

























