Viral Klakson Bus Pakai Suara Jokowi ‘Saya Akan Lawan’

Viral klakson bus pakai suara Jokowi ‘Saya Akan Lawan’. (Foto: Instagram @hariandisway)
Jakarta, MISTAR.ID – Video sejumlah bus yang disebut membunyikan klakson dengan potongan suara pidato Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), "Saya akan lawan!", viral di media sosial. Namun, suara tersebut dipastikan bukan berasal dari modifikasi klakson bus.
Dalam video yang beredar, beberapa armada dari sejumlah Perusahaan Otobus (PO), seperti Belvia Trans, M Trans, dan Aleena Trans, terlihat melintas di jalan raya. Saat mendapat sapaan dari para pencinta bus yang berada di pinggir jalan, armada tersebut terdengar membunyikan suara yang tidak biasa.
Alih-alih suara telolet, klakson dalam video terdengar seperti potongan pidato Jokowi yang mengucapkan kalimat "Saya akan lawan!" dan diputar berulang kali.
Salah satu bus MTrans yang terekam dalam video diketahui melayani rute Blitar-Jakarta (Poris). Menanggapi video tersebut, Humas Resources Development (HRD) MTrans Jhony Sasongko mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap armada yang terlihat dalam rekaman.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada modifikasi pada sistem klakson bus. Jhony bahkan mengecek seluruh armada MTrans, termasuk bus yang melayani rute Blitar-Jakarta, dan tidak menemukan adanya kendaraan yang menggunakan suara seperti dalam video.
Menurut Jhony, suara klakson yang terdengar dalam rekaman tersebut merupakan hasil penyuntingan atau rekayasa audio, bukan suara asli dari bus MTrans.
"Kami mohon maaf sebelumnya karena beredar video seperti itu. Kami pastikan video itu adalah editan. Kami sudah cek pada armada kami yang sesuai di video tersebut, bahwasannya aturan penggunaan klakson sudah dipatuhi oleh kru," terang Jhony seperti dikutip detikJatim, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, pihak manajemen MTrans menerapkan regulasi dan SOP yang sangat ketat terkait penggunaan standar operasional armada, termasuk masalah kelengkapan klakson.
"Armada kami ada regulasi tertentu mengenai penggunaan klakson. Jadi kami konfirmasi itu tidak 100% benar, sehingga kemungkinan besar itu adalah video editan," tegasnya.
"Untuk netizen atau viewer, kami berharap bisa lebih bijak melihat bahwasannya tidak semua video yang disebarkan itu benar adanya, terutama hal-hal yang viral mengenai pelanggaran peraturan maupun modifikasi klakson ini," pesannya.
"Untuk Busmania, alangkah baiknya kita buat suasana yang lebih positif agar masyarakat awam bisa lebih menghargai dan menggunakan jasa transportasi bus. Karena pada dasarnya, transportaso bus selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan," tuturnya. (detik)





















