Friday, November 6, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Isi Rp50.000 untuk 25 Juta Orang! Bukan Hoaks, Ini Jadwalnya!

Mistar.idJumat, 6 November 2026 pukul 21.36 WIB
pemerintah_bagibagi_rekening_gratis_isi_rp50000_untuk_25_juta_orang_bukan_hoaks_ini_jadwalnya_

Ilustrasi, rekening saldo Rp50.000, beras 10 kg dan diskon transportasi Nataru. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)

Jakarta, MISTAR.ID (6/11/2026) — Kabar baik untuk akhir tahun! Pemerintah sedang menggodok program insentif akhir tahun alias paket stimulus ekonomi. Salah satunya program Satu Orang Satu Rekening.

Program ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, sekaligus mempermudah penyaluran bantuan sosial agar lebih cepat dan tepat sasaran.

Pemerintah menargetkan pembukaan rekening bagi sekitar 25,16 juta penduduk dewasa. Setiap rekening akan mendapatkan saldo awal Rp50.000. Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk membiayai program ini mencapai Rp1,28 triliun.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan proses finalisasi program masih berlangsung. Pemerintah menargetkan program pembukaan rekening gratis tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

"Yang rekening gratis masih dalam pematangan. Dalam dua bulan ini akan direalisasikan," ujar Airlangga, dikutip dari situs resmi Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom Pemerintah, Jumat (6/11/2026).

Program Satu Orang Satu Rekening merupakan salah satu kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional. Program ini diarahkan kepada masyarakat berusia 17 tahun ke atas dari kelompok desil 1 hingga desil 4 yang belum memiliki rekening bank.

Artinya, jika kamu berusia 17 tahun ke atas, masuk kelompok desil 1 sampai 4, dan belum punya rekening bank, kamu berpeluang menjadi penerimanya.

Selain pembukaan rekening gratis, pemerintah menyiapkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat.

Pemerintah juga berencana memberikan Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp900 ribu untuk 13,3 juta pekerja.

"Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp900 ribu bagi 13,3 juta pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta atau di bawah UMP atau upah minimum provinsi," tutur Airlangga.

Jadi, bukan hanya rekeningnya yang gratis, tetapi bantuan pangan dan bantuan upahnya juga disiapkan bersamaan.

Pemerintah juga memberikan insentif transportasi selama masa libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Insentif diberikan untuk moda transportasi udara, kereta api, kapal laut, serta angkutan penyeberangan.

"PPN atau Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah 100 persen untuk tiket pesawat ekonomi domestik per 22 Desember sampai dengan 10 Januari. Ini targetnya untuk 3,75 juta penumpang penerbangan kelas ekonomi," terang Airlangga.

Untuk transportasi kereta api, pemerintah memberikan diskon tiket sebesar 30 persen dengan sasaran sekitar 1,04 juta penumpang. Program tersebut berlaku untuk perjalanan pada 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.

Insentif juga diberikan kepada penumpang kapal laut milik PT Pelni dengan sasaran sekitar 414.000 orang. Sementara itu, tarif jasa kepelabuhanan di 14 pelabuhan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry digratiskan dengan target penerima manfaat sebanyak 1,42 juta penumpang. Periodenya 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027.

Tidak hanya menyiapkan stimulus ekonomi pada penghujung 2026, pemerintah juga merancang, melanjutkan, dan memperluas sejumlah program ekonomi pada 2027.

Jadi, program akhir tahun ini bukan sekadar bagi-bagi sesaat, tetapi menjadi jembatan menuju program ekonomi yang lebih besar pada tahun depan.(CNBC/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN