KMP Bontang Ekspress II Terbakar Saat Sandar di Perairan Banyuwangi

KMP Bontang Ekspress II terbakar saat sandar di perairan Banyuwangi, Jumat (21/8/2026). (Foto: Tribun News)
Banyuwangi, MISTAR.ID – Kapal Motor Penumpang (KMP) Bontang Ekspress II terbakar saat sedang bersandar (tender) di perairan Perkampungan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (21/8/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
Peristiwa bermula ketika nakhoda kapal, Denny Alexsander, 50 tahun, melihat api membakar ruang menyusui yang berada di lantai dua atau bagian anjungan kapal.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di sekitar anjungan belakang yang berada dekat ruang menyusui. Denny kemudian meminta anak buah kapal (ABK) segera memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Awak kapal lain yang berada di sebelah KMP Bontang Ekspress II juga ikut membantu setelah melihat kepulan asap dan kobaran api. Mereka melakukan pemadaman dengan menggunakan selang air.
Selain itu, beberapa kapal yang sedang sander maupun berstatus off di sekitar lokasi segera melakukan manuver mundur untuk menjauh. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak menyambar kapal lain.
Laporan kebakaran ini diterima oleh Kantor SAR Banyuwangi. Sekitar pukul 14.20 WIB, Tim Rescue diberangkatkan menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi untuk memantau situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait.
"Tidak ada korban. Kebakaran disebabkan korsleting listrik pada ruang menyusui di anjungan kapal dan berhasil diatasi oleh kru kapal," kata Oka, dilansir dari CNN Indonesia.
Oka menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, kerugian material dipastikan terjadi, yakni hangusnya ruang menyusui di anjungan belakang.
"Saat ini kapal sudah dalam kondisi aman dan standby untuk sandar," ujarnya.
Dalam penanganan insiden ini, Basarnas Banyuwangi berkoordinasi dengan sejumlah unsur, di antaranya Lanal Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, KSOP Tanjung Wangi, Polsek Pelabuhan, ASDP Ketapang, serta ABK KMP Bontang Ekspress II sendiri guna memastikan keamanan pelayaran pasca-kejadian. (CNN)
PREVIOUS ARTICLE
Kejar Target 100 GW, AESI Bentuk 4 Satgas untuk Percepat PLTS























