Friday, August 21, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Ini OTT Ke-19 KPK 2026: Rektor dan 2 Warek Unsoed Ditangkap

Mistar.idJumat, 21 Agustus 2026 pukul 16.05 WIB
ini_ott_ke19_kpk_2026_rektor_dan_2_warek_unsoed_ditangkap_

Ilustrasi. gedung KPK (Foto: detikcom)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (21/8/2026) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-19 sepanjang 2026.

Kali ini sasarannya jajaran pimpinan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan penangkapan tersebut. Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq termasuk salah satu pihak yang diamankan.

"Ada Rektor juga," kata Setyo kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Setyo juga mengonfirmasi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo turut terjaring dalam OTT tersebut.

Sementara itu, untuk Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Prof. Waluyo Handoko, Setyo mengaku belum mendapat informasi terbaru.

"Detail pihak yang dibawa ke Jakarta, saya belum update," ujarnya.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap. Ini merupakan OTT ke-19 KPK di tahun 2026.

Berikut rangkuman OTT sebelumnya:

Januari 2026, OTT ke-1 hingga ke-3. KPK menangkap 8 orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara, Wali Kota Madiun Maidi, dan Bupati Pati Sudewo.

Februari 2026, OTT ke-4 hingga ke-6. Menyasar Kepala KPP Madya Banjarmasin, mantan Dirpenyidik Ditjen Bea Cukai Rizal, serta Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya Bambang Setyawan.

Maret 2026, OTT ke-7 hingga ke-9. KPK menangkap 3 bupati dalam waktu berbeda, yakni Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

April-Juni 2026, OTT ke-10 menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Mei 2026 nihil OTT.

Juni 2026, Wamen Imigrasi Silmy Karim menyerahkan diri, disusul OTT Bupati Muara Enim Edison, OTT ASN BPK RI, dan OTT Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.

Juli 2026, OTT ke-15 hingga ke-18. Empat bupati ditangkap, yaitu Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.(Antara/hm02)

TAGS


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN