Rupiah Melemah ke Rp17.887, Analis Prediksi Bisa Menguat Terbatas

Mata uang rupiah dengan latar dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Jakarta, MISTAR.ID – Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.887 per dolar AS pada perdagangan Senin (5/10/2026) pagi. Rupiah melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah terjadi di tengah mata uang Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS.
Sejumlah mata uang Asia tercatat menguat, dengan yen Jepang naik 0,16 persen, yuan China menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.
Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,23 persen, dolar Singapura terdepresiasi 0,13 persen dan peso Filipina turun 0,01 persen. Ringgit Malaysia bergerak datar terhadap dolar AS.
Sementara itu, mata uang negara maju mayoritas melemah terhadap dolar AS. Euro turun 0,21 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dolar Australia terkoreksi 0,07 persen, dolar Kanada turun 0,11 persen dan franc Swiss melemah 0,4 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah masih memiliki peluang untuk menguat secara terbatas pada perdagangan hari ini.
"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS di tengah menurunnya harga minyak mentah dunia oleh rencana pelepasan cadangan oleh negara G7. Namun penguatan diperkirakan terbatas oleh imbal hasil obligasi AS yang masih tinggi," ujar Lukman, dilansir dari CNN Indonesia.
Menurutnya, rupiah berpotensi bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.850 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini. (cnn)














































