Monday, August 10, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Alex Raih Juara Harapan II Pilmapres Nasional, Bawa Inovasi untuk Siswa Tunanetra

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 06.30 WIB
alex_raih_juara_harapan_ii_pilmapres_nasional_bawa_inovasi_untuk_siswa_tunanetra

Alexander Dwiky Hermawan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus FKIP ULM, yang menyabet Juara Harapan II Kategori Disabilitas dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2026. (Sumber: Dok. Universitas Lambung Mangkurat/kompas tv/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (9/8/2026) - Sosok Alex berhasil memperjuangkan kesetaraan akses bagi pelajar disabilitas bagi Siswa Tunanetra tanah air.

Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengukir prestasi melalui komitmennya sebagai kampus inklusif melalui prestasi mahasiswa penyandang disabilitas di tingkat nasional.

Capaian tersebut diraih Alexander Dwiky Hermawan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus FKIP ULM, yang berhasil menyabet Juara Harapan II Kategori Disabilitas dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2026.

Ajang Pilmapres Nasional 2026 tersebut digelar di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Banten, pada 4–8 Agustus 2026.

Lewat ajang ini, Alex memperjuangkan hak kesetaraan akses bagi pelajar disabilitas netra melalui inovasi bertajuk Movevision: Teknologi Asistif Multi-Platform untuk Akses Pendidikan Jasmani Adaptif bagi Siswa Tunanetra.

Inovasi tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap minimnya ruang gerak dan keterlibatan penyandang disabilitas netra dalam aktivitas fisik di sekolah.

"Selama ini teman-teman netra hanya menjadi penggembira yang duduk di pinggir lapangan saat mata pelajaran olahraga. Namun dengan Movevision, mereka dapat bergerak melalui petunjuk yang terkoneksi dengan aplikasi mobile, smartwatch, dan earphone," ungkap Alex.

Teknologi berbasis sistem petunjuk gerak ini dirancang agar penyandang disabilitas netra dapat berolahraga secara mandiri dan aman, sehingga tak lagi termarginalkan dalam kegiatan Pendidikan Jasmani.

Gagasan ini juga sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mengurangi kesenjangan (poin 10), memajukan pendidikan berkualitas (poin 4), serta menjamin kehidupan sehat (poin 3) bagi kelompok disabilitas.

Hadir langsung dalam pengumuman pemenang, Rektor ULM Prof. Ahmad menegaskan bahwa capaian ini adalah bukti nyata keberhasilan iklim pendidikan inklusif di lingkungan kampus.

"Ini adalah bentuk komitmen ULM sebagai kampus inklusif. ULM mewadahi semua mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi tanpa terkecuali. Alex membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan," ujar Prof. Ahmad.

Capaian Alexander Dwiky Hermawan ini menjadi dorongan kuat bagi pemenuhan hak-hak disabilitas di bidang pendidikan dan teknologi. ULM berkomitmen untuk terus membuka ruang seluas-luasnya serta memfasilitasi mahasiswa disabilitas agar dapat terus berkarya, bersaing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(kompas tv/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN