Friday, August 14, 2026
home_banner_first
NASIONAL

2 Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 755 Personel

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 11.56 WIB
2_demo_digelar_di_jakarta_pusat_hari_ini_polisi_kerahkan_755_personel

Ilustrasi demonstrasi (Foto: Kompas)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Dua aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Jumat (14/8/2026). Kepolisian menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan kedua kegiatan tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan aparat telah menyiapkan pengamanan guna memastikan aksi berjalan tertib sekaligus mengantisipasi dampak terhadap aktivitas masyarakat.

"Dua aksi unjuk rasa pada Jumat," ujar Erlyn dalam keterangan resminya, Jumat (14/8/2026).

Demo Pertama Digelar Pagi Hari

Aksi unjuk rasa pertama dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB.

Massa aksi berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Koordinator Representasi UPI Kampus Serang, serta sejumlah kelompok lainnya.

Untuk pengamanan aksi pertama, apel personel dipusatkan di Pospol Merah Barat (Merbar), kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Kepolisian menyiapkan personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama aksi berlangsung, termasuk kepadatan massa dan dampaknya terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Aksi Kedua di Kantor BGN

Sementara itu, unjuk rasa kedua dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB.

Aksi tersebut akan dilakukan oleh kelompok MBG Watch dengan lokasi pengamanan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) RI.

Dengan dua aksi yang berlangsung pada waktu dan lokasi berbeda, kepolisian menyiapkan pengamanan gabungan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

755 Personel Dikerahkan

Sebanyak 755 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dua aksi tersebut.

Personel terdiri dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, polsek jajaran, serta personel pelayanan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat.

Selain mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aparat juga memperhitungkan dampak aksi terhadap kelancaran lalu lintas.

Erlyn mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk jumlah massa yang hadir dalam demonstrasi.

Masyarakat yang hendak beraktivitas atau melintas di sekitar lokasi aksi diminta meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan penggunaan rute alternatif.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung," kata Erlyn.

Dengan adanya dua agenda unjuk rasa tersebut, masyarakat yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat diimbau memperhatikan perkembangan situasi lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan apabila terjadi kepadatan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN