PKS Soroti Banjir, Harga Bahan Pokok, dan Lapangan Kerja di Medan

Juru bicara F-PKS, Ade Taufiq, saat menyampaikan Pemandangan Umum terkait P-APBD TA 2026. (Foto: SmartWan/MISTAR)
Medan, MISTAR.ID (14/9/2026) — Permasalahan banjir, mahalnya harga bahan pokok hingga lapangan pekerjaan menjadi sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Medan dalam rapat paripurna Perubahan APBD TA 2026 yang digelar di gedung dewan, Senin (14/9/2026).
Juru bicara F-PKS, Ade Taufiq, mengatakan banjir masih terus terjadi di Kota Medan. Kondisi itu terlihat dari masih banyaknya wilayah yang tergenang ketika hujan turun.
“Intensitas hujan yang tinggi dan lama membuat beberapa wilayah tergenang banjir. Kami ingin tahu apa upaya konkret Pemko Medan ke depan dalam pengendalian banjir,” ucapnya.
Fraksi PKS juga mendorong Pemko Medan menyusun program penciptaan lapangan kerja yang disesuaikan dengan kemampuan dan arah kebijakan P-APBD 2026.
“Setiap tahun jumlah angkatan kerja terus bertambah. Tentu akan menghasilkan angka pengangguran yang tinggi jika tidak ada lapangan pekerjaan. Pemko Medan harus melakukan terobosan berupa pelatihan dan pemberian keterampilan atau skill bagi masyarakat yang belum memiliki penghasilan,” katanya.
Begitu juga dengan harga bahan pokok yang semakin hari semakin mahal. Fraksi PKS meminta kondisi ini segera diatasi mengingat daya beli masyarakat terus menurun.
“Harus ada langkah cepat dan terukur untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok, termasuk harga ayam potong yang disebut mengalami kenaikan signifikan,” pesannya.
Terakhir, Fraksi PKS juga mempertanyakan kesiapan pelaksanaan P-APBD 2026, terutama karena terjadi kenaikan anggaran yang cukup besar pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kenaikan anggaran tersebut benar-benar diikuti kemampuan pelaksanaan program sehingga tidak kembali menghasilkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang besar seperti tahun sebelumnya. Kami berharap hal ini dapat dilaksanakan dengan optimal, bukan hanya berupa dokumen, tetapi pelaksanaannya juga riil dan terlaksana dengan baik untuk pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Medan,” pungkasnya.









































