Pemko Medan Targetkan 213 Rumah Tidak Layak Huni Direnovasi Tahun Ini

Kadis PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase (foto:dokumen Diskominfo Medan/mistar)
Medan, MISTAR.ID (11/8/2026) - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Ester Lase, mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 213 rumah tidak layak huni (RTLH) direnovasi. Saat ini, sebanyak 84 rumah tengah dalam proses tender untuk mulai dikerjakan bulan ini.
“Kalau yang sudah selesai 100 persen masih yang di Kecamatan Medan Tuntungan, yang kemarin diresmikan Pak Wali. Ini masih terus berproses dan kita kebut untuk cepat dikerjakan,” ucap John kepada Mistar, Selasa (11/8/2026).
John menjelaskan, anggaran yang disediakan dalam pembangunan satu unit RTLH yakni sebesar Rp120 juta per rumah dengan ukuran 36 meter persegi.
“Itu sudah termasuk 11 persen pajak. Total anggaran yang kita siapkan untuk RTLH ini sebesar Rp26 miliar di tahun 2026. Jadi ketika luas tanah lebih dari 36 meter persegi, itu menjadi urusan si pemilik rumah. Urusan kita hanya membangun sesuai aturan. Dan biasanya 36 meter persegi itu sudah cukup satu kamar mandi, satu kamar tidur, dan lantai keramik. Bahkan ruang tamu dan dapur juga masih tersedia itu,” jelasnya.
Soal bagaimana proses permohonannya, John mengatakan bahwa semua tetap harus melalui rekomendasi kelurahan.
“Bisa saja melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) atau aduan masyarakat maupun anggota dewan. Setelah usulan itu masuk, nanti kita akan kembalikan ke kelurahan untuk diverifikasi ulang. Secara aturan tetap harus melalui kelurahan, karena kelurahan yang tahu kondisi warganya,” katanya.
Disinggung persyaratannya, John menyebut syarat utamanya masyarakat harus memiliki tanah sendiri dan tidak sedang berperkara atau bermasalah.
“Lalu rumah yang hendak direnovasi merupakan rumah satu-satunya dan berada pada status Desil 4. Jadi kalau sudah Desil 5, sudah tidak masuk persyaratan lagi,” ujarnya.
John mengaku optimistis target pembangunan 213 RTLH di Kota Medan bisa terealisasikan hingga akhir tahun.
“Pengerjaan itu memakan waktu 45 hari. Kalau kita kalkulasi selesai sesuai target. Mudah-mudahan semua lancar dan tidak ada kendala,” pungkasnya. (hm27)

























