Saturday, August 22, 2026
home_banner_first
MEDAN

Korban Diduga Keracunan MBG Kembali Dirawat, Ayah Curhat ke Waka DPRD Sumut

Mistar.idSabtu, 22 Agustus 2026 pukul 17.23 WIB
korban_diduga_keracunan_mbg_kembali_dirawat_ayah_curhat_ke_waka_dprd_sumut

Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto (rompi merah), saat menjenguk salah seorang korban yang diduga mengalami keracunan makanan asal Karo di RSUD Haji Medan. (Foto: Dok. Sutarto/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Andi Karo-Karo, orang tua salah seorang anak yang diduga mengalami keracunan makanan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengungkapkan kekecewaannya setelah putrinya, AK, kembali menjalani perawatan di RSUD Haji Medan.

Ungkapan tersebut disampaikannya kepada Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Sutarto, saat melakukan kunjungan ke RSUD Haji Medan, Sabtu (22/8/2026).

Andi menjelaskan, putrinya sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Amanda Berastagi selama satu hari setelah insiden yang diduga merupakan keracunan massal pada Kamis, 13 Agustus 2026.

“Setelah satu hari perawatan, dokter mengatakan dia sudah boleh pulang. Anak kami memang tampak sehat. Namun, sesampainya di rumah, dia kembali mengalami pusing, mual, dan sakit perut,” ujarnya kepada wartawan.

Setelah kondisi putrinya kembali memburuk, Andi memutuskan membawa AK ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Di sana, ia dipasang infus dan diberi oksigen, serta menjalani perawatan selama dua hari. Setelah itu, ia diperbolehkan pulang. Namun, setengah hari setelah tiba di rumah, kondisinya kembali memburuk dengan gejala yang sama,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat keluarga kembali membawa AK ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan urine dan darah pada 17 Agustus, AK kemudian dirujuk ke RSUD Haji Medan.

Hingga Sabtu (22/8/2026), keluarga masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak RSUD Haji Medan mengenai kondisi putrinya.

Di tengah situasi tersebut, Andi menyampaikan terima kasih kepada Sutarto dan jajaran pimpinan DPD PDI Perjuangan Sumut yang telah memberikan perhatian kepada para korban dan keluarga.

“Terkait hal ini, kami, para anggota rombongan, ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Sutarto. Kami memohon perhatian pihak berwenang bagi kami, para orang tua yang saat ini sedang mendampingi anak-anak kami di rumah sakit. Ternyata kami mendapatkan bantuan dari DPRD Sumut, khususnya dari PDI Perjuangan. Terima kasih,” katanya.

Korban Masih Keluhkan Sakit

Selain AK, salah seorang korban lainnya, FP, juga menyampaikan kondisi yang masih dirasakannya kepada Sutarto.

“Nama saya FP, siswi jurusan Multimedia di SMK Bersama Berastagi. Perut saya masih sakit, dan saya tidak bisa berdiri lama karena kepala saya juga sakit,” ucap Febi yang didampingi orang tuanya.

Menanggapi keluhan para korban, Sutarto meminta pihak rumah sakit memberikan penanganan terbaik hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

“Saya meminta pihak rumah sakit untuk memberikan penanganan menyeluruh sampai para korban benar-benar pulih, termasuk dari sisi psikologis seperti trauma yang memerlukan dukungan trauma healing,” katanya.

Minta Investigasi Menyeluruh Program MBG

Sutarto juga mendesak pihak berwenang melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait insiden yang diduga menyebabkan sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan.

“Kami mendukung pelaksanaan program MBG, dengan catatan pemerintah melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden yang diduga disebabkan oleh program tersebut. Kita harus memastikan hal ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutarto mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional yang menjatuhkan sanksi terhadap Penyedia Layanan Makan Bergizi Gratis (SPPG) yang beroperasi di lokasi terkait.

Menurutnya, pemberian sanksi perlu diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) di seluruh lokasi SPPG.

“Langkah ini harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap prosedur operasional standar di lokasi-lokasi SPPG di seluruh wilayah,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN