Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kelangkaan Material di Industri Properti, Ajang Pameran BuildNext Medan Berikan Solusi

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 10.35 WIB
kelangkaan_material_di_industri_properti_ajang_pameran_buildnext_medan_berikan_solusi

Foto bersama para narasumber dalam BuildNext One Day Exhibition Medan 2026, Rabu (29/7/2026). (Foto: Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Kelangkaan material bangunan dan lonjakan harga yang gila-gilaan tengah menghantui sektor properti tanah air. Sejumlah asosiasi pengembang seperti APERSI, REI dan yang lainnya juga mendapatkan informasi serta keluhan yang sama terkait kondisi ini, di antaranya kenaikan komoditas seng, atap hingga aluminium yang melonjak hingga 27 persen.

Menanggapi hal itu, para pelaku industri yang tergabung dalam pameran material bangunan BuildNext One Day Exhibition yang berlangsung di Aryaduta Hotel Medan, pada Rabu (29/7/2026), membeberkan sejumlah langkah dan strategi bertahan guna menyelamatkan sektor konstruksi.

Founder Principal Collective Network (PCN) Indonesia, Ivan Litan mengakui bahwa lonjakan biaya pengiriman (freight) yang naik hingga 15-20 persen serta bahan baku impor menjadi pukulan telak bagi para principal.

“Aluminium itu naiknya 27 persen. Bagaimana kita bisa mencari ide produk kami bisa diadaptasi ulang pasar yang harganya masih minta sama? Itu kan nggak mungkin. Keuntungannya 20 persen, naiknya 27 persen. Kalau harga sampai harus sama, kan kita nggak mungkin bisa kerja,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya mendorong efisiensi rantai pasok dengan memotong jalur distribusi seperti mendatangkan kontainer langsung dari luar negeri ke pelabuhan gudang di Medan tanpa harus transit di Pulau Jawa untuk menekan biaya logistik yang mencapai belasan juta rupiah per satu kontainernya.

Strategi serupa juga diterapkan oleh penyedia solusi interior dan eksterior TACO. Area Sales Manager TACO Medan, Fika Zaong mengatakan bahwa pihaknya mengambil langkah yang adaptif dengan menawarkan produk substitusi yang lebih ekonomis tanpa menurunkan standar performa.

Selain itu, TACO memberikan kebijakan spare waktu dan fasilitas invest buy di depan bagi pengembang yang telah melakukan kerja sama atau MoU, sebelum penyesuaian harga berlaku.

“Mungkin karena kami juga masih ada stok yang lama, jadi harga masih bisa kami estimasikan untuk penyesuaian,” kata Fika.

Sementara itu, untuk menjaga keberlangsungan program pembangunan perumahan subsidi pemerintah, Kepala Cabang Fortress Medan, Suhendri Siahaan menegaskan bahwa pihaknya menyediakan lini produk khusus pintu baja berstandar kualitas tinggi yang dipasarkan secara eksklusif bagi kontraktor di bawah naungan asosiasi resmi seperti APERSI dan REI.

Pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah yaitu pembangunan rumah subsidi, termasuk di daerah-daerah yang terdampak bencana pada akhir tahun lalu.

“Dan itu rumah rakyat, sama juga rumah subsidi dan kita support itu. Tentunya di samping itu, kita juga punya produk-produk signature yang tipe medium ke atas. Jadi tetap dengan harga yang cukup oke,” tutur Suhendri.

Pameran BuildNext One Day Exhibition Medan 2026, Rabu (29/7/2026). (Foto: Susan/Mistar)

BuildNext One Day Exhibition 2026 sendiri merupakan pameran bisnis yang menjadi wadah bagi produsen, distributor, kontraktor, arsitek hingga pengembang guna memasarkan produk unggulan masing-masing dan memperluas jejaring bisnis.

Kegiatan tahun kedua yang diselenggarakan oleh PCN Indonesia ini sudah menyambangi sekitar 27 kota di Indonesia. Ragam produk dan teknologi yang dipamerkan di antaranya bahan bangunan yang ramah lingkungan, sistem konstruksi modular, smart building hingga solusi finishing interior dan eksterior yang berdaya saing.

Para pengembang dengan prinsipal produsen yang hadir juga sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sehingga produk yang dipamerkan memenuhi syarat untuk mendukung program Perumahan Bersubsidi.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN