Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir di Tapteng

Mistar.idSabtu, 29 November 2025 pukul 12.44 WIB
kapolda_sumut_dan_pangdam_ibb_tinjau_lokasi_longsor_dan_banjir_di_tapteng_

Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto bersama Pangdam I/BB saat menuju Tapteng menggunakan helikopter. (foto: istimewa/mistar) Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto bersama Pangdam I/BB saat menuju Tapteng menggunakan helikopter. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Whisnu Hermawan Februanto dan Panglima Kodam I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Rio Firdianto tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk meninjau langsung kondisi longsor dan banjir yang melanda wilayah tersebut, Sabtu (29/11/2025).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, menjelaskan jalur darat menuju Tapteng dan Sibolga masih tertutup material longsor dan banjir, sehingga tidak bisa dilalui.

Untuk itu, Kapolda, Pangdam, dan rombongan menempuh jalur udara menggunakan helikopter dari Bandara Silangit. “Untuk menuju Tapteng dan Sibolga, jalur darat belum bisa dilalui. Pak Kapolda dan Pangdam menggunakan helikopter dari Bandara Silangit untuk meninjau lokasi,” ujar Ferry.

Terkait upaya pasokan bahan makanan, Ferry menyebut pihaknya terus berupaya agar logistik dapat sampai ke lokasi meski akses terbatas. Beberapa personel mencoba melewati jalur darat melalui Aceh-Singkil untuk membawa bantuan.

“Pasokan bahan makanan tetap kami upayakan, meski masih sedikit-sedikit. Beberapa personel melewati jalur darat untuk menuju lokasi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga yang berhasil dihubungi Mistar di Tapteng menyebut, ketersediaan sembako sudah mulai menipis, bahkan ada indikasi penjarahan di beberapa titik.

“Sembako di sini sudah menipis, penjarahan sudah mulai terjadi. Ngeri di sini,” katanya.

Kapolda dan Pangdam diperkirakan akan memantau langsung distribusi bantuan serta kondisi masyarakat terdampak banjir dan longsor untuk mempercepat penanganan darurat. (hm24)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN