Friday, August 21, 2026
home_banner_first
MEDAN

Gerindra Kecewa Rico Waas Tak Datang saat Peresmian BRT Mebidang

Mistar.idJumat, 21 Agustus 2026 pukul 19.21 WIB
gerindra_kecewa_rico_waas_tak_datang_saat_peresmian_brt_mebidang_

Wakil Ketua DPRD Sumut, Ihwan Ritonga. (foto: ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga mengaku kecewa atas ketidakhadiran Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, pada peresmian Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) di Terminal Tipe B, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang pada 19 Agustus 2026.

“Kami kecewa Wali Kota Medan tidak hadir, tentu kami kecewa," ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Wakil Ketua DPRD Sumut Fraksi Gerindra itu menegaskan, Gubernur Sumut Bobby Nasution, memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki sistem transportasi di Sumut, khususnya di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

Oleh karena itu, sebagai Wali Kota Medan, ia menila Rico Waas seharusnya mendukung penuh upaya tersebut dengan hadir secara langsung pada peresmian BRT Mebidang di Lubuk Pakam, dan tidak diwakili oleh Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.

"Gubernur sangat semangat dengan hal ini, tetapi meskipun telah diundang, Wali Kota Medan tidak hadir," katanya.

Ia turut menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut memang telah mengundang para kepala daerah terkait termasuk Wali Kota Medan, Wali Kota Binjai, dan Bupati Deli Serdang untuk menghadiri peresmian layanan BRT Mebidang. Oleh karena itu, pihaknya sangat menyayangkan ketidakhadiran Rico Waas dalam acara tersebut.

"Kami tentu menyayangkan ketidakhadiran Wali Kota Medan, di mana hanya Wakil Wali Kota Medan (Zakiyuddin Harahap) yang hadir. Padahal, BRT Mebidang merupakan program yang sangat strategis untuk mendukung dan membantu masyarakat, khususnya warga Sumut yang beraktivitas di wilayah Mebidang—dalam memenuhi kebutuhan transportasi mereka," tuturnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Medan itu menjelaskan, ia tidak mengetahui alasan pasti mengapa Rico Waas tidak hadir. Namun, ia berpendapat bahwa Wali Kota Medan seharusnya menghargai undangan resmi yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut.

"Saya tidak mengetahui alasan ketidakhadiran tersebut. Namun, jika alasannya adalah adanya agenda lain yang bersamaan, saya menganggap hal salah, mengingat ini merupakan undangan resmi dari gubernur. Tentu sangat kita sayangkan," ucapnya.

Di sisi lain, ia menilai program BRT Mebidang pada dasarnya sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Utara, termasuk warga Kota Medan.

Menurutnya, sangat konyol jika Pemerintah Kota Medan tidak mendukung program BRT Mebidang yang digagas oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. “Konyol lah kalau tidak mendukung program strategis seperti BRT Mebidang,” tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN