Mengenal Roti Sourdough yang Dibuat dengan Fermentasi Alami

Roti Sourdough. (Foto: Shutterstock.com/belkantus)
Medan, MISTAR.ID - Roti sourdough belakangan banyak dipilih karena dibuat melalui proses fermentasi alami. Selain memberikan rasa yang khas, proses tersebut membuat sourdough memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan beberapa jenis roti biasa.
Mengutip laman Real Simple, sourdough dibuat menggunakan starter yang mengandung bakteri asam laktat dan ragi alami. Selama proses fermentasi, mikroorganisme tersebut membantu memecah sebagian protein dalam tepung, termasuk gluten, serta asam fitat yang dapat menghambat penyerapan mineral.
Ahli diet Christina Manian, RDN, mengatakan sourdough dapat menjadi pilihan dalam pola makan sehat, terutama jika dibuat menggunakan tepung gandum utuh.
Sourdough mengandung sejumlah nutrisi, antara lain protein, serat, zat besi, selenium, mangan dan tembaga. Namun, kandungan gizinya dapat berbeda tergantung jenis tepung yang digunakan.
Sourdough berbahan whole wheat atau whole grain disarankan karena memiliki kandungan serat dan mikronutrien lebih tinggi dibandingkan produk yang menggunakan tepung putih.
Proses fermentasi juga membuat sourdough cenderung lebih mudah dicerna. Fermentasi dapat mengurangi kandungan asam fitat sehingga mineral seperti zat besi dan seng lebih mudah diserap tubuh.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi sourdough dengan respons gula darah yang lebih rendah dibandingkan roti yang tidak melalui proses fermentasi. Efek tersebut lebih terlihat pada sourdough berbahan gandum utuh.
Meski memiliki sejumlah manfaat, sourdough bukan berarti bebas gluten. Orang dengan penyakit celiac atau alergi gandum tetap perlu menghindarinya.
Selain itu, tidak semua sourdough memiliki kandungan serat yang tinggi. Produk yang menggunakan tepung putih tetap dapat memiliki serat rendah. Karena itu, jenis tepung menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memilih sourdough.
Dengan demikian, sourdough dapat menjadi pilihan roti yang bernutrisi, terutama jika menggunakan gandum utuh. Namun, label "sourdough" saja tidak otomatis membuat sebuah roti lebih sehat karena kandungan gizinya tetap bergantung pada bahan yang digunakan. (hm25/antara)








































