Bahan Kimia Parfum Berpotensi Naikkan Tekanan Darah Ibu Hamil

Ilustrasi: Satu studi menunjukkan bahwa bahan kimia dalam parfum dan produk perawatan pribadi bisa mempengaruhi tekanan darah ibu hamil. (foto: ai/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Paparan bahan kimia yang umum ditemukan dalam parfum, produk perawatan tubuh, plastik dan kemasan dikaitkan dengan tekanan darah lebih tinggi selama kehamilan.
Dilansir Daily Mail, penelitian di Amerika Serikat menemukan ibu hamil dengan tingkat paparan ftalat (phthalates) lebih tinggi cenderung memiliki hasil pengukuran tekanan darah yang lebih tinggi.
Ftalat merupakan kelompok bahan kimia sintetis yang banyak digunakan dalam berbagai produk, termasuk untuk membuat plastik menjadi lebih lunak. Penelitian sebelumnya juga telah mengaitkan paparan ftalat dengan penurunan jumlah sperma, gangguan reproduksi dan masalah kesuburan.
Dalam penelitian terbaru, para peneliti mengikuti 338 perempuan hamil. Kadar bahan kimia dalam urine serta tekanan darah mereka diperiksa pada usia kehamilan 11, 19 dan 26 minggu.
Dari seluruh peserta, sekitar 13 persen mengalami gangguan tekanan darah tinggi yang berkaitan dengan kehamilan.
Studi yang diterbitkan dalam Journal of the Endocrine Society itu menemukan monoethyl phthalate sebagai bahan kimia yang paling konsisten berkaitan dengan tekanan darah lebih tinggi.
Menurut laporan itu, senyawa dimaksud dapat masuk ke tubuh melalui kulit maupun terhirup dari udara dan debu yang mengandung residu bahan pewangi.
Tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan darah yang menekan dinding arteri mencapai tingkat yang berbahaya. Kondisi tersebut dialami sekitar satu dari 10 ibu hamil di Inggris dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk persalinan prematur dan berat badan lahir rendah.
Tekanan darah tinggi dalam kehamilan dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk obesitas. Namun, para peneliti mengatakan temuan terbaru menunjukkan paparan bahan kimia tertentu juga mungkin berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.
Kimberly Parra, kandidat doktor di Harvard TH Chan School of Public Health, mengatakan tingginya konsentrasi bahan kimia yang berkaitan dengan produk perawatan pribadi dalam tubuh berpotensi berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah selama kehamilan.
“Penelitian kami menunjukkan bahwa konsentrasi bahan kimia yang berkaitan dengan produk perawatan pribadi, yang dikenal sebagai ftalat, yang lebih tinggi dalam tubuh mungkin berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah selama kehamilan,” kata Parra, dikutip Daily Mail.
Ia mengatakan mengurangi paparan kelompok bahan kimia tersebut, antara lain dengan membatasi penggunaan produk perawatan pribadi yang mengandung bahan tersebut, terutama produk berpewangi, mungkin dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi selama kehamilan.
“Mengurangi paparan terhadap kelompok bahan kimia ini dengan membatasi produk perawatan pribadi yang mengandung bahan-bahan tersebut, khususnya yang menggunakan wewangian, mungkin menjadi salah satu cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi dalam kehamilan dan meningkatkan kesehatan kehamilan,” ujarnya.
Daily Mail melaporkan ftalat berbahaya yang bersifat toksik terhadap sistem reproduksi telah dilarang dalam produk kosmetik dan kecantikan yang dijual di Inggris.
Namun, pelabelan secara umum memungkinkan sejumlah bahan pewangi dikelompokkan hanya dengan istilah fragrance atau parfum. Akibatnya, komponen tertentu yang tidak dilarang atau hanya terdapat dalam jumlah sangat kecil dapat tidak disebutkan secara spesifik pada label produk. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Stunting Masih Bisa Diatasi, Asal Ketahuan Sejak Dini






















