Wednesday, August 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Serang Jurnalis CNN hingga Bawa Anak, Gedung Putih Dikecam

Mistar.idSelasa, 18 Agustus 2026 pukul 18.11 WIB
serang_jurnalis_cnn_hingga_bawa_anak_gedung_putih_dikecam

Teks Foto: Ilustrasi Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (foto: Kompas.com)

news_banner

Washingtong, MISTAR.ID (18/8/2026) – Jaringan berita CNN membela jurnalis seniornya, Kristen Holmes, setelah mendapat serangan pribadi dari Gedung Putih.

Serangan itu bahkan menyasar perannya sebagai seorang ibu.CNN menegaskan Holmes hanya menjalankan tugas jurnalistik untuk mengajukan pertanyaan yang penting bagi publik.

"Pejabat publik bebas mengkritik pemberitaan yang tidak mereka setujui. Namun serangan pribadi terhadap jurnalis hanya karena mengajukan pertanyaan tidak pantas dilakukan lembaga negara dan bertentangan dengan prinsip pers bebas," ujar CNN dalam pernyataannya.

CNN juga menyebut Holmes sebagai salah satu jurnalis paling dihormati dan berpengalaman dalam meliput Gedung Putih.

Pertanyaan yang diajukannya dinilai tegas, relevan, dan bernilai berita.

Dipicu Pertanyaan soal Natalie HarpKetegangan bermula saat Holmes bertugas di Ruang Oval untuk meminta tanggapan langsung dari Presiden AS Donald Trump.

Saat itu Holmes menanyakan konfirmasi atas pernyataan Senator Partai Demokrat, Jon Ossoff.

Dalam pidatonya pada Minggu (16/8/2026), Ossoff menyoroti kedekatan Trump dengan asisten eksekutifnya, Natalie Harp.

Ossoff mengkritik Trump lebih sibuk membangun ruang dansa dan bepergian bersama Harp menggunakan Air Force One hadiah dari Emir Qatar, ketimbang bekerja.

Trump langsung memotong dan membentak Holmes di depan kamera."Diam, diam, diam. Kamu sangat tidak sopan," teriak Trump di Ruang Oval.

"Berita bohong, kamu berita bohong, kamu orang yang bising dan riuh. Kamu berita bohong. Diamlah. Diamlah. Kamu reporter palsu dan kamu melaporkan berita bohong," lanjut Trump.

Tak berhenti di situ, akun media sosial "Rapid Response" milik Gedung Putih mengunggah pernyataan yang menandai akun Holmes di platform X.

Akun tersebut menuduh Holmes melakukan "serangan murahan" terhadap salah satu staf Trump.

Gedung Putih juga menyebut Holmes sebagai "aib yang memalukan dan menodai profesi jurnalis".

Serangan berlanjut hingga menyeret anak-anak Holmes."Suatu hari nanti, anak-anakmu akan menemukan pertanyaanmu yang menjijikkan dan tidak manusiawi ini," tulis akun tersebut.

"Mereka akan merasa mual dan malu memiliki orang tua yang begitu kejam dan penuh dendam. Ini sangat memprihatinkan," lanjut unggahan itu.

Pernyataan tersebut menuai kritik karena dinilai melewati batas etika dan menyerang ranah pribadi jurnalis.(Kompas.com/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN